Rabu, 22 Januari 2014

PENGELOLAAN JALAN PANTURA

Miris···
Hampir seminggu lebih mondar-mandir melewati jalur Pantura, Tegal-Semarang, tiba-tiba menjadi arena offroad, krn sepanjang perjalanan hrs masuk lubang dan zig-zag menghindari lubang ditengah jalan, baik lubang kecil atau besar, baik yg dalam ataupun tidak···

Beberapa kali melihat kejadian disepanjang jalan, ada mobil yg as nya patah, ban nya sobek, ataupun mobil dan motor yg oleng krn masuk lubang yg dalam yg tidak tampak krn tertutup genangan air, hampir saja ditabrak oleh mobil yg tepat dibelakangnya··· dan mirisnya lagi, kemarin dan hari ini melihat ada motor yg jatuh bahkan salah satunya seorang wanita yg mukanya berdarah serta tangannya patah gara-gara jatuh masuk lubang ditengah jalan··· khawatir kalau sampai harus terjadi korban jiwa···

Jadi kepikiran dana milyar-an Rupiah hilang dalam beberapa hari diguyur hujan terus menerus, mungkin masih jelas dalam benak kita saat di siaran berita TV selama bulan puasa tahun lalu (yg baru 6 bulan), ttg perbaikan jalan Pantura menghadapi Lebaran yg menghabiskan dana milyar-an, dan dlm bbrp hari mondar-mandir, lubang ditengah jalan semakin banyak dan semakin besar····

Apa ya hrs setiap tahun anggaran perbaikan jalan Pantura digelontorkan bermilyar-milyar, hilang dlm beberapa bulan oleh hujan yg mengguyur dlm bbrp hari saja··· Padahal byk Tukang Insinyur handal dinegeri ini, masak tidak ada yg bisa merencanakan pembuatan dan (atau) perbaikan jalan yg bisa awet, dg memperhitungkan elevasi struktur jalan, saluran pembuangan air yg hrsnya dibuat disepanjang jalan···

Tidak mau berprasangka buruk dg penyelenggara negara, terutama yg diberi wewenang untuk membuat dan merawat jalan seperti Kementerian PU utk tingkat Nasional dan Dinas PU atau Dinas Bina Marga utk tingkat Propinsi dan Daerah Tingkat II, telah sengaja melakukan pembiaran dan perencanaan yg buruk, agar dana Milyar-an Rupiah dapat digelontorkan setiap tahun dan tidak menutup kemungkinan menjadi dana abadi bagi perawatan dan perbaikan jalan Pantura····

Semarang,
21 Januari 2014

#jadi teringat cerita Kakek tentang pembuatan jalan Bypass (jl. DI Panjaitan, Jakarta Timur) dg kontraktornya dari Amerika Serikat, yg begitu detail, melakukan perencanaan, perataan tanah, pemadatan tanah, titik kemiringan jalan, dan metode pelapisan aspalnya sehingga bisa awet puluhan tahun sampai sekarang, padahal dibeberapa ruas jalan juga menjadi langganan banjir setiap tahun··· (masak harus memakai kontraktor asing lagi untuk membuat jalan yg bagus, awet dan benar)

Sabtu, 18 Januari 2014

TO BE BRAVE


There are so many ways to be brave in this world. Sometimes bravery involves laying down your life for something bigger than yourself, or for someone else. Sometimes it involves giving up everything you have ever known, or everyone you have ever loved, for the sake of something greater.


···But sometimes it doesn't···
Sometimes it is nothing more than gritting your teeth through pain, and the work of every day, the slow walk toward a better life. 

That is the sort of bravery I must have now.

Veronica Roth



I have been doing several bravery acts in my life (I think), i.e. ; I fell in the river and had been dragged by flood for almost 1 km on my fifth birthday, or struggling with myself when I took a solo climbing on a mountain faced bad weather and had a feeling so lonely which was almost made me turned around and gave up, or get lost in the mountain for severeal days and kept trying to get the right path, or walked and creeped in the dark on the cave down on the earth without knowing where it end, or headed the storm on the sea, or fighting with 5 men in armed, got bruises and wounded··· But actually there weren't my bravest act that I ever did····

For me, my bravest act was when I tried to collect my strenght, my will, and composed sentences, word by word for almost a whole day without sleeping and than said its so clear in a morning, to propose You on the 14th August, a long time ago, with a little hope and a little faith, and wasn't sure that You would said "yes, I do"··· In beyond my expectation, You answered "yes, I do", and the craziest thing was, You said, it's Hiroshima and Nagasaki bombing's day··· The day that changed my life to be better····

Dari dulu mah nyalinya selalu cetek kalau sdh urusannya perasaan dg wanita, lbh milih berantem dijalanan or mblusukan smp batas limit diri, dari pada ngungkapin perasaan ke wanita secara langsung····

Jogja, 03 Januari 2014

#efek bengong nunggu ujan nggak henti-henti sesiangan di depan Gua, dan Nangkring Nunggu Sunset di Pantai 

Jumat, 17 Januari 2014

MENYADARI KEINDAHAN DISEKITAR KITA

There is a way that nature speaks, that land speaks. Most of the time we are simply not patient enough, quiet enough, to pay attention to the story. To forget how to dig the earth and to tend the soil is to forget ourselves.

Mahatma Gandhi



Sering kali kita lebih berusaha mengejar melihat keindahan dan sesuatu yg hebat diluar diri kita, diluar tempat yg setiap hari kita lewati atau temui dan bahkan juga mungkin orang-orang yg dekat dg kita··· kadang kita selalu menganggapnya biasa, dan sering tidak berusaha dg sabar melihat keindahan yg ada disekitar kita··· sejatinya dengan merekalah, kita yg lebih banyak menjalani waktu dlm hidup kita, dg merekalah nantinya setiap saat menghabiskan usia kita, rumah kita, wilayah tempat tinggal kita, dan orang-orang yg dekat dg kita yg peduli pada kita···

Namun sering kita tidak sadar, lebih suka mencari tempat-tempat indah diluar tempat yg selama ini setia menemani menghabiskan waktu kita, kita lbh terpukau dengan pemandangan indah diluar rumah kita, kita sering dibuat kagum ketika melihat indahnya pemandangan jendela hotel dari pada memaknai keindahan dari jendela rumah kita, kita lebih bisa sabar dan ramah dg orang lain dibandingkan dg orang-orang yg selalu ada dan berusaha menemani kita dalam menjalani hidup ataupun disisa hidup kita nanti. Lebih bisa mendengar keluhan orang lain ditempat kerja kita dibandingkan dengan keluhan orang-orang yg ada didekat kita····


Sebuah renungan, melihat hujan yg tidak abis-abisnya turun, baju lepek nunggu bus dari Isya' sampai tengah malam, nangkring diwarung samping pos polisi didepan lampu merah Terminal Terboyo, ketemu teman lama yg sampai usia sekarang ini masih menjalani hidup dan mencari rejeki dijalanan, setelah muter dr sore nyari tiket kereta tidak dapat, yg sok bergaya menyuruh sopir kantor dari siang pulang duluan.

Semarang
16 Januari 2014

Ilustrasi :
Patung yg ada diwaduk depan Stasiun Tawang

Sabtu, 11 Januari 2014

WAJAH MARGINAL INDONESIA


(Dalam Hitam dan Putih)
Sisi Lain Perspektifku (1)



Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis data terbaru. Pendapatan per kapita masyarakat Indonesia, menurut BPS, meningkat selama tiga tahun terakhir, rata-rata naik 12,9 persen per tahun.


Namun dari data yg ada kalau dikupas lebih dalam, penyumbang terbesar atas kenaikan Pendapat per kapita penduduk Indonesia adalah kelompok menengah ke atas sebanyak kurang lebih 50 juta penduduk Indonesia dg tingkat pendapatan per kapita nya yg bervariasi dg garis terendah pendapatan perkapitanya 10 juta pertahun.

Dengan kondisi tersebut berarti masih ada 150 juta atau 3/4 dari total penduduk Indonesia, yg pendapatan per kapita nya berada dibawah 10 juta per tahun (dg asumsi penduduk Indonesia 200 juta).

Kalau dibaca sekilas atas kenaikan prosentase pendapatan per kapita penduduk Indonesia sungguh sangat menggembirakan namun sekaligus juga membuat jadi berpikir dan miris, karena persebaran kenaikan pendapatan per kapita tidak menyentuh hal yg fundamental untuk seluruh rakyat Indonesia.

Sementara dalam kenyataan yg ada dimasyarakat, banyak rakyat Indonesia yg semakin terpinggirkan dalam kesempatan berusaha untuk memperoleh pendapatan, jikapun ada porsi yg kecil buat rebutan banyak orang, contoh yg kongkrit bisa dilihat di pasar-pasar tradisional, mereka rela berbagi bahkan kadang ada yg harus berebut sepetak lahan yg ukuran nya tidak lebih dari 2x 4 m atau bahkan 1x 2 m (layaknya ukuran kuburan) demi mendapatkan kesempatan memperoleh penghasilan, yg membuat semakin miris penduduk yg memperebutkan lahan semakin tahun semakin bertambah.


Sesuatu hal yg layak untuk menjadi pertimbangan buat siapapun nanti yg memimpin negeri ini, yg sekarang ini sudah mulai jauh-jauh hari gencar berkompetisi memperebutkan kekuasaan, untuk memperhatian realita yg sangat nyata di negeri ini, bukan hanya sekedar merebutkan kursi atau jabatan. Dan hal itu bukan pekerjaan yg mudah namun mulai sekarang sudah harus dipertimbangkan. Disaat era kran investasi dan tenaga kerja asing mulai dibuka lebar-lebar untuk berebut porsi kesempatan berusaha di negeri tercinta ini, INDONESIA.
   


Tegal
11 Januari 2014

Ilustrasi : 
Sebagian kecil gambaran potret yg terjadi di sekitar Pasar Johar, Semarang, tepatnya disamping Kantor Pos dan Telkom.

Jumat, 10 Januari 2014

To LIVE LIFE TO THE FULLEST

Take too many pictures, laugh too much, 
forgive freely, and love like you've never been hurt····
Life comes with no guarantees, no time outs, 
sometimes life has second chances, sometimes doesn't···· 
To live your life with dignity and pride, throw away the selfishness, 
You just have to live life to the fullest, 
tell someone what they mean to you and tell someone off, 
speak out, dance in the pouring rain, hold someone's hand, 
comfort a friend, fall asleep watching the sun come up, stay up late, 
be a flirt, and smile until your face hurts···· 
Don't be afraid to take chances,
 live in the moment because every second you spend angry 
or upset is a second of happiness you can never get back···




















#in the simple ways, enjoy your life, 

risk your life to the most and best things for your life, 
take chances, 
be yourself

Sabtu, 04 Januari 2014

KEINDAHAN TERSEMBUNYI DI PANTAI POK TuNGGAL

Blessing in disguise, 
"Pantai Pok Tunggal" Tepus Jogja


Setelah berhujan-hujan ria dan basah-basahan di Gua Jomblang, akhirnya punya ide untuk mandi di Pantai yg banyak terhampar disepanjang selatan Jogja, Dengan ditemani oleh Mas Pinam, tukang ojeg yg mangkal didekat hotel setelah kemaren memutuskan utk tidak menggunakan mobil dg pertimbangan jalur ke Gua Jomblang kalo hujan sering merepotkan kalau menggunakan mobil karena akses jalannya adl jalan perkampungan yg becak dan licin···




Dari Gua Jomblang dg berbasah-basah ria kami menuju ke arah selatan, hampir satu jam perjalanan akhirnya kami sampai dipantai, yg lebih menyebalkan ternyata didaerah pantai tidak hujan malah boleh dikata sangat panas. banyak pilihan pantai yg mas Pinam tawarkan, seperti Pantai Baron, Kukup, Sepanjang, Wedi Ombo dan Siung dan Indrayanti namun begitu satu-satu disambangi ada rasa yg nggak kena dan terlalu ramai pengunjungnya yg nggak ada bedanya dg pengunjung mall apalagi Pantai Indrayanti sudah kayak pasar bejubel pengunjungnya···


Iseng-iseng akhirnya belok arah nyatroni pantai Slili yg mulai dikenal dan memang Indah Pantainya, begitu sampai disana, merasa masih ada yg kurang, dan terlihat pengunjung sudah mulai banyak, akhirnya nggak jadi mampir ke Pantai Slili···


Setelah hampir satu jam lebih mondar-mandir disekitar situ nggak terasa perut berasa keroncongan akhir saya dan Mas Pinam memutuskan utk makan diwarung yg banyak bertebaran di sekitar Pantai Indrayanti, sambil iseng-iseng nanya ke seorang bapak yg berdiri didepan warung, sepertinya tukang pakir, "Pak disekitar sini ada Pantai yg bagus dan sepi pengunjung nggak?" sambil nyodori rokok dan ngerokok bareng dg si bapak tadi, si bapak ditanya hanya diam seperti sedang berpikir, akhirnya beliau bilang ada Mas, nggak jauh dari Indrayanti, disebelah timur Pantai Indriyanti sekitar 3 km, namanya "Pantai Pok Tunggal", baru dibuka satu tahun yg lalu, tapi akses jalannya agak masuk ke dalam sekitar 2 Km dr jalan raya itupun masih jalan tanah, pantainya bagus mas, diapit dua bukit dan menjorok kedalam (berarti seperti teluk, sdh kebayang bagaimana indahnya).


Akhirnya ketemu juga pintu masuk ke Pantai Pok Tunggal, yg masih sangat sederhana, dan pengelolaannya hanya dilakukan warga desa didaerah tersebut, ditarik sumbangan sukarela. Begitu masuk kedalam bener seperti yg bapak tadi bilang. Jalannya masih jalan tanah ada yg sebagian disemen seukuran roda mobil kansn kiri, itupun tidak semua jalur, setengah kilo dijalan masuk dan setengah kilo sebelum lokasi. Becek karena bekas hujan···


Begitu sampai diparkiran yg dikelola oleh Penduduk, hanya dapat bengong melihatnya, berasa banget, melihat hamparan pasir putih yg masih blm kotor oleh sampah, didepan pantai ada perairan yg dangkal yg bisa dibuat berenang khusus anak-anak. Lrbih bagusnya lagi pantainya pasir putih tapi diluarnya banyak batu (bukan karang) terhampar sampai ke tengah, lbh hebatnya batu tersebut seperti peredam ombak yg masuk kepantai, sehingga ombak yg tadinya gede ditengah sampai dipantai sudah lebih lemah, sangat aman buat anak-anak untuk bermain air disitu···


Dikanan kiri ada bukit, dimana ada beberapa gasebo yg disewakan utk mengambil gambar sunset yg dikelola oleh penduduk desa, hanya bayar jasa Rp. 20.000,- utk bisa take pic di gasebo. Akhirnya nggak sabar pengen nyebur ke laut, nyewa tenda payung plus matras utk menaruh tas dan barang bawaan (Rp. 20.000, dipakai sepuasnya)··· begitu bening airnya, airnya begitu tenang, lebih menakjubkan lagi banyak batu raksasa berserakan di sebelah kanan pantai··· bakal jadi spot yg indah untuk take pic saat sunset··· dan memang sangat luar biasa view nya saat sun set jadi sering bengong terperangah disela-sela kegiatan take pic··· speechless mengagumi keindahan sunset nya sambil nongkrong diatas batu yg gede dipinggir pantai, bener-bener kebawa suasana yg sangat indah dan luar biasa, sampai nggak mau pergi sebelum bener lihat mataharinya menghilang di horizon, nggak terasa sampai jam 7 malam baru keluar dari pantai···



Jogja 11.30, 
3 Januari 2014


Notes : ada 1 lagi pantai yg perlu dieksplor, namanya pantai Siung, kata mas Pinam pantainya terdapat banyak tebing, dan sering digunakan utk latihan dan lomba panjat tebing, tapi belum sempat konfirm dan googling apakah info nya bener (Insya Allah next trip kesono)

SUNSET DI PANTAI POK TUNGGAL

POK TUNGGAL
TEPUS, JOGJA

Ada satu hal yg mungkin engkau tidak tahu, setiap selesai ataupun break saat hive pumping andrenalin, dan memacunya sampai dibatas limit, membuang kepenatan lepas dari kesibukan dan rutinitas, ada satu ritual yg selalu kulakukan, entah bagaimana caranya harus bisa mencari tempat atau spot yang bisa nangkring untuk melihat lengsernya matahari diujung senja, menanti sang mentari hilang disudut horizon terkecil, kemudian memudar warnanya sampai hilang dalam kegelapan.



Entah kenapa hal ini kulakukan, yg ku ingat hanyalah setiap kali melakukan aktivitas outdoor yg hive, ekstrim ataupun rushing adrenalin kamu tidak bisa menemani, dan saat melihat matahari lengser dan perlahan-lahan menghilang diufuk barat dalam kebisuan dan senyapnya alam, disela-sela kegilaan mblusukan, selalu bisa kurasakan kehadiranmu disampingku, duduk dalam diam dan tersenyum, senyuman yg sering bisa meredam kegilaan dan kenekatan spontanitas yg sering muncul saat mblusukan, terasa kamu ada menemani ku mengagumi senja yg selalu penuh aura mistis sebagai hasil Kreasi dan Kebesaran Yang Maha Segalanya, Allah SWT.



Awalnya hal ini kurasakan hanya sebagai sebuah ilusi ataupun sugesti yg kebetulan, namun ketika ku coba dan kurasakan beberapa kali, rasa dan sensasi kehadiran dan senyum mu selalu dapat kurasakan disetiap kali menunggu matahari tenggelam ditempat antah berantah yg kamu sendiripun mungkin tidak tahu.








Sore ini setelah rushing andrenalin, kemudian nongkrong diatas batu dipantai Pok Tunggal kurasakan lagi sensasi kehadiran dan senyum mu saat memandangi lengsernya sang mentari diujung barat cakrawala, ditemani lagunya Jim Brickman yg diputar berulang-ulang, duduk dalam diam hingga matahari hilang ditelan horizon dan lautan.




Pok Tunggal, Jogja, 3 Januari 2014

(huekkk cuihhh··· sok puitis··· sok romantis··· efek karena jatuh saat manjat batu nyari spot buat nangkring melihat sunset, otak jadi error menulis catatan perjalanan)

Kamis, 26 Desember 2013

PENERIMAAN YANG INDAH

Seperti bulan yang harus berjalan dalam kegelapan malam,
saat memasrahkan pada ketentuan Illahi,
tanpa dia sadari sinarnya sering menginspirasi banyak manusia
tentang romantisme cinta dibawah cahayanya···

Seperti bulan yang kadang utuh terlihat kadang hanya separo,
atau tinggal sepotong bahkan hilang tertutup awan ,
namun kita tahu dalam bentuk apapun sebenarnya
tetap utuh adanya dan tidak berkurang···

Menerima tanpa menyalahkan,
tanpa mempertentangkan,
tanpa kemarahan,
dan tanpa kebencian,
seperti bulan, menjalani takdir
dan memaafkan yang sebenar-benarnya,
justru memberi rasa yang sebesar besarnya,
menjaga rasa yang seutuhnya
mengikuti Rencana Takdir Yang Kuasa···

Ketika dalam penerimaan yang sebenar-benarnya,
justru menyimpan rasa setulus-tulusnya,
seperti bulan meski tidak terlihat terang,
selalu bisa menuntun dalam kegelapan,
kadang terlihat utuh,
separoh, sepotong atau bahkan tertutup awan,
tetap saja sebenarnya utuh dan tidak berkurang····


Efek semalaman ngoprek angka kagak ketemu,
nongkrongi bulan diteras abis kupi 3 cangkir
kagak nongol juga.

26 Desember 3013

Kamis, 05 Desember 2013

"TAKDIR, KEBERUNTUNGAN DAN KESEMPATAN"

"Itulah kehidupan, bukankah begitu? “Takdir, Keberuntungan, dan Kesempatan”. Serangkaian panjang tentang “Apa-Jika” yang bergerak dari satu waktu ke waktu berikutnya, dan waktu tidak pernah berhenti bagi Kamu untuk sekedar menarik napas. Semoga lebih bisa memahami pada kartu yang telah diberikan kepada Kamu dalam hidup ini. Dan yg dapat Kamu lakukan adalah dengan memain kartu tersebut dan berharap pada hasil yang terbaik, karena pada akhirnya, itu semua balik lagi kembali ke Tiga Dasar dari hidup kita. Takdir, Keberuntungan, dan Kesempatan. " - Kelseyleigh Reber, If I Fall


Sekuat apapun kita berusaha, segigih apapun kita mencoba, kalau itu bukan takdir kita, kita tidak akan mendapatkannya, Demikian pula sebaliknya sejauh apapun kita menghindar, seteguh apapun kita menyangkal kalau itu adalah Takdir kita, tetap tidak akan dapat jauh dari diri kita.

Keberuntungan dan keberhasilan selalu berbanding lurus sejajar dengan Takdir kita, demikian juga dengan kesialan dan kegagalan, walau jika kita bisa memahami sebenarnya tidak ada kesialan dan kegagalan dlm hidup kita, karena semua yg terjadi dalam hidup kita, itu selalu terjadi atas seizin dan dalam pengaturan Indah NYA.

Dalam hidup ini selalu banyak kesempatan yang diberikan oleh Tuhan, namun kadang kita sering bertindak melebihi Kuasa Tuhan, dengan bertindak seakan kesempatan hanya sekali dan sering karena secara terus menerus ditanamkan dan diturunkan oleh pengertian kebanyakan orang bahkan kadang kita sendiri sering meyakinkan pada diri kita sendiri bahwa kesempatan itu hanya sekali tidak akan ada kesempatan kedua dan seterusnya, alangkah Kecilnya “Ke-Maha Pengasih dan Ke-Maha Penyayang” nya Tuhan, seandainya Kesempatan yang diberikan kepada Mahluk NYA hanya satu dua kali saja dalam hidup ini, dan kesempatan memang harus dikejar dan diciptakan siapa tahu dalam mengejar dan menciptakan kesempatan justru disitulah ada Takdir kita didalamnya.

Dan selalu akan berulang terjadi dalam hidup kita, Tiga Komponen Dasar dari hidup kita, "Takdir, Keberuntungan dan Kesempatan".

#Memotivasi diri sendiri, karena mabuk beres-beres kerjaan yang tidak ada habisnya, masih ada beberapa tumpuk lagi dipojok ruangan··· berharap pada diri sendiri tidak takut untuk menciptakan dan mencoba memanfaatkan kesempatan yg ada dalam hidup... (lagi mengomeli diri sendiri, karena lebih mengikuti rasa takut akan sesuatu karena ketidakpastian dalam diam daripada keluar dari kotak ketakutan diri sendiri untuk mencoba melakukan sesuatu yg sebenarnya sangat berarti, yg seharusnya sebanding dg resikonya).

Selasa, 05 November 2013

MEMAAFKAN

“Mengerti bahwa memaafkan itu proses yang menyakitkan. Mengerti walau menyakitkan itu harus dilalui agar langkah kita menjadi jauh lebih ringan.

Ketahuilah, memaafkan orang lain sebenarnya jauh lebih mudah dibandingkan memaafkan diri sendiri.”

Tere Liye - Sunset Bersama Rosie



Mungkin kita pernah marah sedemikian hebat karena kesalahan pahaman dengan orang-orang dekat di sekitar kita, bahkan sampai terucap kata-kata bahwa kita tak ingin lagi berbicara dengan mereka...

Ketika mereka mencoba beberapa kali mencairkan keadaan dengan niat yang baik ingin menjelaskan kesalahpahaman tersebut, justru kemudian malah semakin memicu kemarahan kita, yang membuat kita memberi batasan-batasan yg semakin menyakitkan buat mereka, apalagi dg kata-kata yg menekankan ketidakmungkinan buat mereka untuk memperbaiki keadaan...

Namun dalam perjalanan waktu, ternyata kita menyadari bahwa hal tersebut adalah kesalahpahaman dan karena emosi dan ego kita dan mereka semata...

Akan sangat sukar bagi kita untuk mengharapkan mereka, mencoba berbicara lagi dengan kita, tanpa kita memberitahu kepada mereka kalau kita telah menyadari bahwa semua itu hanyalah kesalahpahaman semata...

karena dibenak mereka yg ada adalah kemarahan kita dengan ketidakmungkinan yg telah membuat garis pemisah diantara kita dan mereka...

Karena dibenak mereka yg diingat adalah bahwa kalau mereka mencoba berbicara lagi dengan kita, yang ada akan semakin memperparah keadaan, walau didiri mereka tidak ingin ada masalah yg digantung sedemikian lama, karena ketidak tahuan dan ketidak yakinan mereka kalau kita sudah memahami kesalahpahaman tersebut.

Karena dibenak mereka, tidak ingin niat baik mereka untuk memperbaiki keadaan akan mengakibatkan hal yang sama dengan kejadian sebelumnya, yang mengulang lagi rasa sakit dan rasa tidak enak karena kena marah lagi dari kita.

Alangkah baiknya, untuk memperbaiki keadaan tersebut dan mencairkan suasana kaku dan menghilangkan garis batas diantara kita dan mereka, seyogya nya kita lah yg harus berinisiatif untuk membuka pembicaraan dengan mereka, hilangkan rasa kekhawatiran kita kalau tanggapan mereka akan merendahkan kita. Padahal kalau kita mau memulai mencairkan keadaan justru mereka akan menghargai keinginan baik kita...

Tanpa harus meminta maaf pun, kalau kita mencoba membuka kembali komunikasi dengan mereka, mereka akan menanggapi dengan baik itikad kita tersebut...

Karena buat mereka niat baik kita tersebut akan bisa menghapus rasa bersalah mereka, rasa tidak dapat memaafkan diri mereka sendiri yg telah menimbulkan kesalahpahaman...

Sudah saatnya kita mencoba untuk membuang ego dan rasa akan direndahkan oleh mereka, sudah menjadi kewajiban kita untuk membereskan kekacauan yang terjadi karena kesalahpahaman itu. Kalau memang kita berniat tulus memperbaiki keadaan.

#seulas senyum tipis inspirasi

Senin, 04 November 2013

"PRINSIP DIRI"

"Bukan hanya ketika melakukan hal salah kita bisa menghadapai masalah. Saat melakukan hal benarpun kita bisa menghadapi masalah yg lebih serius lagi.

Tetapi bukan berarti kita jadi tidak mau melakukannya. Itulah yang membedakan antara orang2 hidup dengan prinsip baik atau sebaliknya".

Tere Liye







Dalam suatu masa kehidupan manusia selalu saja ada hal-hal baik yang menginspirasi dan menguji pribadi manusia dalam hidupnya, sesuatu yang memiliki makna yang luar biasa dalam proses hidup mereka sebagai manusia, baik dari perkembangan jiwa, pengalaman hidup, lingkungan keluarga dan lingkungan dimana mereka menjalani hidup, hal-hal tersebut akan akan membentuk pribadi mereka menjadikan pribadi yang memiliki prinsip hidup.
Dlm proses perkembangan hidup kita akan diuji apakah sifat kebaikan dalam diri kita yang membentuk dan menjadi prinsip hidup kita yang akan menguji kita apakah kita mampu konsisten dalam menjalani prinsip hidup kita.

Ketulusan

Ketulusan selalu membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya, diatas Ya dan Tidak, diatas Tidak”. Selalu menerima dan memahami apa adanya, bahkan sering mengorbankan keinginan dan kepentingan dirinya sendiri.

Berani 
(Menyampaikan kebenaran)
Orang yang berani menyampaikan kebenaran akan bersikap adil dan memperjuangkan keadilan. Dalam menyampaikan kebenaran mereka sering harus berhadapan resiko dan hal-hal yang merugikan diri bahkan resiko terhadap keselamatan mereka, namun mereka tetap teguh dengan pilihan mereka. Tidak akan takut untuk menyampaikan dan memperjuangkan kebenaran sesuai dengan norma-norma hidup.

Bertanggung jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, mereka berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, mereka tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau mereka merasa kecewa dan sakit hati, mereka tidak akan menyalahkan siapapun. Selalu menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakan. Akan selalu menghadapi dan menerima resiko dari tindakan dan kesalahan mereka.

Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak akan membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar mereka tetap tegar, tidak membiarkan diri mereka hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.

Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Akan selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat. Orang yang setia selalu menutup mata terhadap hal-hal lain selain kepada apa dan siapa dia memberikan kesetiannya.

Orang yang memiliki prinsip dalam hidup, mereka sangat susah dalam menentukan pilihan (baik pribadi, pekerjaan, pasangan ataupun pilihan hidup lainnya) karena mereka menjaga prinsip mereka. Mereka sangat berhati-hati dalam menentukan pilihan dalam hidup mereka bahkan kadang butuh waktu dan proses, namun mereka pun tidak takut untuk menghadapi resiko dari pilihan hidup mereka, bahkan mereka rela berkorban atas pilihan mereka, karena bagi mereka jika sudah menentukan pilihan akan mereka jaga selamanya sebagai prinsip dalam hidup mereka.


Tegal, 27 Agustus 2013

#seulas senyum tipis inspirasi

Jumat, 01 November 2013

MENJADI SEMPURNA KARENA KETIDAKSEMPURNAANNYA

Coretan Olah Rasa (4)



Kita kadang-kadang tidak menyadari bahwa ketidaksempurnaan kita adalah keunikan kita, hargailah ketidaksempurnaan kita, jangan salahkan diri dan menyesali diri, itulah keunikan kita, dan sumber pendorong kekuatan kita, dengan menerima ketidak sempurnaan kita, akan membuat kita kuat dalam menjalani dan mencapai tujuan hidup kita.






Jangan biarkan orang lain membuat kita merasa buruk dengan ketidaksempurnaan kita. Karena hal itu adalah apa yang membuat diri kita seperti kita apa adanya. Hargailah orang-orang yang bisa memahami dan mengerti ketidaksempurnaan kita, dan orang-orang yang mengerti dan membuat ketidaksempurnaan kita menjadi keunikan dan menyempurnakan kita.

Hargai diri kita, dengan ketidaksempurnaan kita, tekankan dalam pikiran kita, kemampuan dan bakat kita dan gunakan sebagai kekuatan pendorong untuk mencapai impian dan tujuan hidup kita. Jadilah kita yang menjadi diri dengan ketidaksempurnaan. Karena dengan ketidaksempurnaan itulah diri kita menjadi indah. Dengan memahami ketidaksempurnaan kita menjadikan diri kita sempurna.

Jakarta, Desember 2012



Jika kita berada dalam cobaan, harus dibenturkan kesana kemari dalam perjalanan mencapai tujuan dan pada saat telah mencapainya tetapi hasilnya tidak seperti yang direncanakan, biarkan itu terjadi, jadikan proses untuk mengkoreksi dan membenahi diri.

Mungkin banyak orang tidak memahami ketika mereka merencanakan dan melakukan sesuatu dalam usaha mencapai tujuan kita. Hal paling utama dalam pencapaian tersebut sebenarnya ada dalam proses, tiga perempat dari perjalanan mencapai tujuan adalah proses - nikmati,dan jagalah dengan sungguh-sungguh serta pahami proses tersebut.

Ketika kita gagal mencapai tujuan atau tidak sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Pada saat kita memahami dan mau menyadari penyebab kegagalan dan mengakui kesalahan, akan membuat kita lebih kuat dan belajar dari kesalahan serta menyadari apa yang sangat bermakna buat diri kita, dan akan membawa kita ke arah yang benar.

Jangan biarkan kesalahan itu merusak dan menjatuhkan diri kita, ketika kita tahu bahwa proses yang kita jalani kurang benar - benahi lagi, belajar dari hal tersebut dan pahami bahwa ada sesuatu yang sangat berarti bagi diri kita. Cobalah perbaiki keadaan dan kondisi dengan niat dan cara yang lebih baik lagi.

Perjalanan dalam mencapai tujuan membutuhkan waktu dan proses yang menjadikan kita menjadi pribadi yang kuat dan lebih baik lagi. Pada saat kita telah mencapai tujuan kita setelah melalui proses jatuh dan bangun, setelah melalui proses yang luar biasa akan lebih memberi makna yang sedalam-dalamnya.

Ada banyak kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita dalam hidup kita, bukan hanya kesempatan yang terbatas. Coba lagi, dengan menggunakan proses yang benar.

Hidup itu indah, ketika kita bisa menikmati hidup dan pada saat kita tahu apa yang paling berarti bagi hidup kita, raih itu dan jaga dengan benar-benar.

Tegal, 27 September 2013

#seulas senyum tipis inspirasi... Love as always