Tampilkan postingan dengan label Perspektif ku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perspektif ku. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Februari 2014

"BERANI BERBEDA"



Ada rasa kebanggaan tersendiri ketika usaha dan jerih payah atas pertaruhan yg berbulan-bulan dilakukan, yg sempat diragukan ataupun disangsikan dan bahkan dicemooh orang, telah berbuah sesuatu hal yg luar biasa····

Saat pertama kali bergabung dan mulai membentuk tim yg bisa mensupport untuk beres-beres pekerjaan, bukannya merekrut orang-orang yg di rekomendasikan dan dianggap mempunyai track record serta attitude yg baik, tetapi justru merekrut staf dan supervisor dr beberapa anak perusahaan, yg sdh masuk kotak dg track record yg dianggap tidak baik krn suka menentang manajemen dan suka kritis terhadap pimpinan (setelah diajak diskusi ternyata sikap mereka itu karena kepedulian mereka pada perusahaan), yg kadang semaunya sendiri, dan kadang masuk kadang tidak karena merasa kecewa dg keadaan perusahaan (bad boys nya perusahaan)··· yg sempat menjadi gunjingan atau disangsikan serta dicibir orang sekantor····

Dengan berjalannya waktu, hampir selama enam bulan mengarahkan dan memoles kemampuan mereka, sekarang mereka telah berubah menjadi tim yg solid dan taktis, telah banyak pekerjaan yg dianggap tdk bisa diselesaikan dg tepat waktu, justru bisa selesai dengan cepat dan dg hasil yg diluar dugaan··· Menjadi tim yg tidak pantang menyerah, banyak akal dan berdeterminasi tinggi dan memiliki prinsip yg luar biasa··· dan akhirnya telah membuktikan kepada pemilik perusahaan dan kepada orang yg selama ini meragukan mereka··· Mereka sejatinya adalah orang-orang lama yg selama ini memiliki keperdulian terhadap perusahaan dg bersikap kritis saat melihat kejanggalan dalam pengelolaan perusahaan namun justru disingkirkan oleh orang-orang yg ABS dan selalu mengiyakan meskipun hal tersebut merugikan perusahaan, yg cuma berkata manis didepan pimpinan···

Ada banyak pelajaran dan hikmah yg dipetik, bahwa kadang orang selalu terjebak dengan kesan yang hanya tampak dipermukaan, dan sering menganggap orang yg bersikap apa adanya, ceplas ceplos, ataupun bertindak tegas, sampai keras dan sikap yg keukeuh terhadap sesuatu, sering dianggap hanyalah akan memberikan masalah atau akan merugikan, serta tidak bisa diajak kerjasama···

Namun dengan berjalannya waktu Mereka justru menjadi aset yg luar biasa ketika kegelisahan mereka didengar, disentuh dengan hati, diajak bicara setiap hari, mentransfer ilmu kepada mereka, diberi kepercayaan untuk mengerjakan sesuatu berdasarkan sikap tegas mereka, sering diajak diskusi, meminta masukan dari mereka untuk kemudian dibahas dengan tim, walau kadang harus sering kewalahan dan menguras emosi memoderatori mereka yg sering ceplas-ceplos dan bersikap keukeuh terhadap pendapat mereka···· Akhirnya berbuah manis··· kontribusi mereka telah diakui oleh pemilik perusahaan···

Saat mengajukan pengunduran diri dan mengajukan kandidat pengganti yg merupakan salah satu dari mereka yg selama ini sudah sering saya fungsikan untuk menjadi pengganti saya disaat tidak ada ditempat telah disetujui oleh Pemilik Perusahaan····

#akan selalu ada senyum tipis inspirasi···

Jumat, 07 Februari 2014

HAL-HAL KECIL (YANG DILUPAKAN) DALAM MEMPERLAKUKAN PASANGAN

(Buat introspeksi diri saya sendiri yang kadang tidak peka dengan keadaan, yang mungkin sudah saatnya harus lebih mawas diri, dan mungkin selama ini tidak pernah saya sadari)
Curhatan Seorang Gamer.



"Kita sering tidak memperhatikan hal-hal yang kecil, dan sering kali masalah yang besar selalu berawal dari hal-hal yang kecil"

Sering kali kita melupakan perasaan pasangan kita, saat kita menemukan dan melakukan kegiatan dengan komunitas diluar rumah dan pekerjaan kita yang sangat mengasyikan buat kita, sehingga tanpa sadar mulai melupakan waktu buat pasangan kita, yang seharusnya bisa dilakukan bersama, apalagi kita menganggap bahwa pasangan kita seharusnya mengerti, dan bisa lebih sabar serta memahami dengan keinginan kita.


"Kadang sesuatu hal yang mengagumkan dan menyenangkan bagi kita sering membuat kita melupakan orang-orang yang menyayangi kita".


Lebih parahnya lagi kita selama ini tidak menganggap dan mengakui pasangan kita dalam komunitas kita, dengan tujuan agar kita bisa beraktivitas lebih leluasa, karena takut kebebasan kita akan terganggu untuk merasakan kesenangan bersama komunitas kita, karena kita takut komunitas itu akan membatasi diri dengan kita karena tahu ada pasangan kita. Dan mengharapkan pasangan kita mengerti dengan apa yang kita lakukan, dengan anggapan dia orangnya sabar dan pengertian serta kita merasa bisa menjaga diri dan mengerti batasan.

"Kadang kita melupakan satu hal, pasangan kita juga butuh keterlibatan dan pengakuan didepan teman-teman kita, dan sering kali kita tidak sadar bahwa ketika kita tidak mengakui keberadaan pasangan kita, hal tersebut melukai harga diri pasangan kita"


Kebanyakan  kita sering beranggapan bahwa pasangan kita  mengerti (dan harus mengerti) diri kita, karena sudah bilang, sehingga kita semakin asyik dengan segala aktivitas kita, apalagi kita mulai berpikir dan menduga keterlibatan pasangan kita akan mengganggu kesenangan dan keasyikan kita, sehingga sering mengabaikan bahkan tidak mengijinkan pasangan kita ikut beraktivitas dengan kegiatan kita apalagi didalam komunitas itu banyak yang berbeda lawan jenis yang dalam kegiatannya sering keluar kota, padahal  kita tahu pasangan kita mungkin juga pernah punya pengalaman dengan kegiatan itu.

"Kadang kita tidak sadar telah menyakiti pasangan kita dengan tidak mengijinkan keterlibatan dia dalam kegiatan kita yang dia juga punya pengalaman, bahkan tidak menganggap kemampuan pasangan kita. Hal ini sangat menyakitkan buat pasangan kita yang selama ini terlihat sabar, diam, tidak ngomong dan dipendam dan dia telan sendirian."


Sering kita kurang peka, saat pasangan kita yang selama ini sangat sabar dengan kita, mulai protes, bahkan mulai marah menunjukkan rasa terganggu dengan kegiatan kita yang tidak melibatkan pasangan kita. Namun tanpa sadar justru kita yang jadi lebih marah ke dia, kita yang lebih tersinggung kepada dia dan merasa mulai dikekang, tidak boleh senang-senang dan lebih parahnya lagi kita yang akhirnya menuduh bahwa pasangan kita cemburu buta.

"Kadang kita tidak menyadari apa penyebab pasangan kita yang kita kenal sabar menghadapi kita mulai berubah sikapnya menjadi menyebalkan, kadang kita tidak sadar bahwa dia sudah tidak kuat lagi menahan rasa kecewa karena diabaikan, tidak dianggap, harga dirinya disakiti, dan sudah sabar bertahan berbulan-bulan dengan kesabaran dia."


Sering kita tidak sadar, pasangan kita yang sudah menumpuk rasa kekecewaan kepada kita dan dia sendiri juga menahan diri dia dalam waktu yang lama untuk tidak melakukan kegiatan yang dia sukai demi menghargai kita, masih saja kita menuduh dia yang tidak mau memahami diri kita, mengganggu kesenangan kita, mengekang diri kita dan sedihnya lagi buat dia, kita menuduh dia cemburu pada kegiatan kita.

"Kadang kita tidak sadar dan menghargai bahwa pasangan kita mengorbankan kesenangan dan ego dia buat menjaga perasaan kita, tapi kita justru semakin tenggelam dengan kesenangan dan ego kita sendiri"

Kita tidak sadar orang yang sudah kecewa ketika semakin disalahkan, saat kita tuduh apapun dia akan mengiyakan saja, karena dengan mengiyakan dia pengen kita tahu betapa sangat menyakitkan buat dia. Dia mengiyakan, karena kenyataannya justru kita yang menyalahkan dia dan membela kegiatan kita. Dilogikanya dia menjadi sesuatu hal yang aneh kalau sebagai pasangan sama sekali tidak diperbolehkan kenal dan ikut beraktivitas bersama kita dan komunitas kita. Yang menurut dia telah diperlakukan tidak adil. Karena dia berpikir kalau tidak ada apa-apa kenapa harus takut untuk mengenalkan dan kenapa harus ditutup-tutupi untuk melibatkan dia. Logika yang sebenarnya sangat sederhana.

"Kadang kita tidak sadar, sering kali kita mencari kesenangan sendiri, tanpa melibatkan dan memperhitungkan perasaan pasangan kita, ketika pasangan kita memprotes justru kita menuduh dia yang tidak mengerti kita"


Lebih parah lagi ketika dia mulai bersikap keras kepada kita karena kekecewaan yang bertumpuk dan diperlakukan tidak adil, tetapi justru kita tidak pernah mengganggap penting protes dia dan tidak memperdulikan dia, serta kita malah semakin asyik dengan kegiatan kita. Justru ujung-ujungnya kita yang menuduh dia menyakiti kita, mengekang kita, tidak punya pengertian dan sakit hati karena telah mencurigai kita.


Sebenarnya kalau kita mau berpikir tenang sejenak dan mencoba menempatkan diri kita diposisi perasaan pasangan kita. Kita akan menyadari hal-hal yang kecil tersebut akan mengganggu keharmonisan hubungan dengan pasangan kita, alangkah baiknya kita lebih arif untuk melibatkan pasangan kita, menghargai perasaan pasangan kita untuk tidak bersenang-senang sendirian disaat pasangan kita pun mencoba menjaga peraaan kita dengan memberitahu semua kegiatan dia dan mengurangi kegiatan dia yang tidak melibatkan pasangan dia,  apabila melibatkan lawan jenis untuk waktu yang lama bahkan keluar kota yang alangkah baiknya dikenalkan pada pasangan kita, pahami ketika pasangan kita protes berarti ada sesuatu yang mengganggu perasaan dia dan diselesaikan dengan tuntas masalahnya, jangan cepat menyimpulkan sesuatu kalau kita belum bicara secara terbuka dengan pasangan kita, apalagi sampai kita mengharuskan pasangan kita  untuk menerima dan tidak boleh protes kepada kita. sering hal itu menyakitkan pasangan kita apalagi ujung-ujungnya kita yang menuduh pasangan kita telah menyakiti kita.


"Yang paling merasa, pasti para gamer, mantan gamer dan yang punya hobi mblusukan contohnya ada semua pada diri saya".

semarang,
22 Oktober 2013
#seulas senyum tipis inspirasi

Minggu, 02 Februari 2014

SEBUAH RENUNGAN





Buat saya pribadi tahun baru masehi dan hijrah sama saja dalam memaknainya dan selalu digunakan utk merenungkan perjalanan hidup selama satu tahun ke belakang, walau tahun ini perenungan dilakukan dalam kegelapan Pantura, terpapar kilas balik yg terjadi dalam kehidupan yg saya alami diantara gelap dan kilasan sorot lampu mobil yg berpapasan dijalan membawa ke kilasan balik dalam setahun ini, bahkan sempat terbawa mundur ke tahun-tahun sebelumnya···

Tahun 2013 (kemaren) merupakan tahun yg sangat luar biasa dalam hidup saya walaupun bukan tahun keemasan yg mungkin pun telah lewat, namun tahun yg membuat hidup menjadi sempurna, tahun yg penuh hal indah atas izin Allah SWT dalam segalanya, baik dalam kebahagiaan ataupun kesedihan···

Tahun yg membukakan mata hati untuk mensyukuri keindahan yg sekian lama tersembunyi dan sempat terabaikan selama bertahun-tahun atas seizin Allah SWT··· yang mampu membuat diri ini mempertaruhkan segalanya utk mensyukuri keindahan yg Allah SWT diberikan, mampu mempertaruhkan semuanya tanpa ada setitik penyesalan.

Mempertaruhkan segala hal dan karir yg sedang gemilang (walaupun selama ini selalu memberikan alasan sebaliknya,agar tidak menimbulkan kekhawatiran dan penyesalan), meskipun pada proses perpindahan terjadi salah perhitungan, yg akhirnya hrs bergeser beberapa bulan dari yg diperhitungkan, semua itu dikarenakan satu alasan, ingin bisa lebih dekat dg orang yg begitu hebatnya membuka mata hati tentang mensyukuri keindahan yg bertahun-tahun tidak pernah disadari dan dirasakan keindahan yang diberikan Allah SWT. Insya Allah sampai kapanpun tidak terbersit penyesalan dg apa yg dipertaruhkan, karena materi dapat dicari, karena rejeki nggak akan kemana dan tertukar, dan saat inipun mulai terlihat kembali dlm beberapa bulan ini···

Semoga ditahun 2014 nanti akan banyak hal yg indah dalam kehidupan untuk pribadi saya, untuk orang-orang yg sangat saya sayangi dan juga menyayangi yg akan selalu disyukuri, sesuai dg Kehendak yg telah digariskan oleh Allah SWT, disisa umur yg sekarang ini···

Alhamdulillah

Tegal - Semarang, 01 Januari 2014

Kamis, 23 Januari 2014

SISI LAIN INDONESIA


Diujung suatu ditempat yg mungkin luput dari gegap gempitanya dunia, ditempat becek yg tidak tersentuh keindahan cerita yang penuh warna, ataupun disisi sepi sudut kota, mereka ada dan berkarya, mengikuti panggilan alam, menyusuri takdir yg diberikan, mengais rejeki dengan segala kehormatan, mengusahakan dan memenuhi kebutuhan tanpa menjual martabat dan harga diri mereka yg mungkin hanya itu satu-satunya harta yg berharga buat mereka···




Dan di bumi tercinta Indonesia ini mereka tidak sendiri, masih ada berjuta-juta orang yg bernasib sama, dan mereka tidak pernah meratapi nasib mereka, selalu berjuang bagi hidup mereka, bahkan mungkin juga menjadi gantungan hidup oleh istri, suami, orang tua ataupun anak-anak dan saudara mereka, akan selalu ada harapan dalam langkah mereka, akan selalu ada doa dalam setiap hembusan nafas mereka···



Mereka menapaki hidup mereka dengan kepala tegak lurus kedepan, dan kadang··· sesekali mereka menertawai hidup mereka sendiri dengan penuh rasa keikhlasan yg terpancar diwajah mereka, bahkan merekapun masih menyimpan rasa malu pada diri mereka sendiri (banyak orang yg bergelimpangan harta dari korupsi ataupun dari tindakan yg menghalalkan segala cara tanpa memiliki rasa malu meskipun sudah ditangkap dan digelandang ke Penjara)···



Dan inilah sebagian dari wajah Indonesia, yg sebenarnya akan banyak kita jumpai di negeri ini, andai saja kita mampu membuka hati dan nurani kita, alangkah indah kalau kita bisa membantu memberi peluang usaha untuk mereka, ataupun dengan cara yg sederhana menyempatkan waktu kita, sekali waktu membeli ataupun menggunakan jasa yg mereka upayakan dengan melupakan sejenak kenikmatan yg berlebihan yg kita rasakan setiap hari dikehidupan kita, atau paling tidak kita bisa merasakan apa yg mereka rasakan sehingga kita tahu artinya rasa bersyukur dengan apa yg kita miliki sekarang, syukur-syukur kita punya empati untuk mereka, atau yg paling mudah adalah dengan mendoakan mereka supaya mempunyai tingkat kehidupan yg lebih baik lagi····

Semarang
20 Januari 2014

Sabtu, 18 Januari 2014

TO BE BRAVE


There are so many ways to be brave in this world. Sometimes bravery involves laying down your life for something bigger than yourself, or for someone else. Sometimes it involves giving up everything you have ever known, or everyone you have ever loved, for the sake of something greater.


···But sometimes it doesn't···
Sometimes it is nothing more than gritting your teeth through pain, and the work of every day, the slow walk toward a better life. 

That is the sort of bravery I must have now.

Veronica Roth



I have been doing several bravery acts in my life (I think), i.e. ; I fell in the river and had been dragged by flood for almost 1 km on my fifth birthday, or struggling with myself when I took a solo climbing on a mountain faced bad weather and had a feeling so lonely which was almost made me turned around and gave up, or get lost in the mountain for severeal days and kept trying to get the right path, or walked and creeped in the dark on the cave down on the earth without knowing where it end, or headed the storm on the sea, or fighting with 5 men in armed, got bruises and wounded··· But actually there weren't my bravest act that I ever did····

For me, my bravest act was when I tried to collect my strenght, my will, and composed sentences, word by word for almost a whole day without sleeping and than said its so clear in a morning, to propose You on the 14th August, a long time ago, with a little hope and a little faith, and wasn't sure that You would said "yes, I do"··· In beyond my expectation, You answered "yes, I do", and the craziest thing was, You said, it's Hiroshima and Nagasaki bombing's day··· The day that changed my life to be better····

Dari dulu mah nyalinya selalu cetek kalau sdh urusannya perasaan dg wanita, lbh milih berantem dijalanan or mblusukan smp batas limit diri, dari pada ngungkapin perasaan ke wanita secara langsung····

Jogja, 03 Januari 2014

#efek bengong nunggu ujan nggak henti-henti sesiangan di depan Gua, dan Nangkring Nunggu Sunset di Pantai 

Jumat, 17 Januari 2014

MENYADARI KEINDAHAN DISEKITAR KITA

There is a way that nature speaks, that land speaks. Most of the time we are simply not patient enough, quiet enough, to pay attention to the story. To forget how to dig the earth and to tend the soil is to forget ourselves.

Mahatma Gandhi



Sering kali kita lebih berusaha mengejar melihat keindahan dan sesuatu yg hebat diluar diri kita, diluar tempat yg setiap hari kita lewati atau temui dan bahkan juga mungkin orang-orang yg dekat dg kita··· kadang kita selalu menganggapnya biasa, dan sering tidak berusaha dg sabar melihat keindahan yg ada disekitar kita··· sejatinya dengan merekalah, kita yg lebih banyak menjalani waktu dlm hidup kita, dg merekalah nantinya setiap saat menghabiskan usia kita, rumah kita, wilayah tempat tinggal kita, dan orang-orang yg dekat dg kita yg peduli pada kita···

Namun sering kita tidak sadar, lebih suka mencari tempat-tempat indah diluar tempat yg selama ini setia menemani menghabiskan waktu kita, kita lbh terpukau dengan pemandangan indah diluar rumah kita, kita sering dibuat kagum ketika melihat indahnya pemandangan jendela hotel dari pada memaknai keindahan dari jendela rumah kita, kita lebih bisa sabar dan ramah dg orang lain dibandingkan dg orang-orang yg selalu ada dan berusaha menemani kita dalam menjalani hidup ataupun disisa hidup kita nanti. Lebih bisa mendengar keluhan orang lain ditempat kerja kita dibandingkan dengan keluhan orang-orang yg ada didekat kita····


Sebuah renungan, melihat hujan yg tidak abis-abisnya turun, baju lepek nunggu bus dari Isya' sampai tengah malam, nangkring diwarung samping pos polisi didepan lampu merah Terminal Terboyo, ketemu teman lama yg sampai usia sekarang ini masih menjalani hidup dan mencari rejeki dijalanan, setelah muter dr sore nyari tiket kereta tidak dapat, yg sok bergaya menyuruh sopir kantor dari siang pulang duluan.

Semarang
16 Januari 2014

Ilustrasi :
Patung yg ada diwaduk depan Stasiun Tawang

Jumat, 10 Januari 2014

To LIVE LIFE TO THE FULLEST

Take too many pictures, laugh too much, 
forgive freely, and love like you've never been hurt····
Life comes with no guarantees, no time outs, 
sometimes life has second chances, sometimes doesn't···· 
To live your life with dignity and pride, throw away the selfishness, 
You just have to live life to the fullest, 
tell someone what they mean to you and tell someone off, 
speak out, dance in the pouring rain, hold someone's hand, 
comfort a friend, fall asleep watching the sun come up, stay up late, 
be a flirt, and smile until your face hurts···· 
Don't be afraid to take chances,
 live in the moment because every second you spend angry 
or upset is a second of happiness you can never get back···




















#in the simple ways, enjoy your life, 

risk your life to the most and best things for your life, 
take chances, 
be yourself

Sabtu, 04 Januari 2014

SUNSET DI PANTAI POK TUNGGAL

POK TUNGGAL
TEPUS, JOGJA

Ada satu hal yg mungkin engkau tidak tahu, setiap selesai ataupun break saat hive pumping andrenalin, dan memacunya sampai dibatas limit, membuang kepenatan lepas dari kesibukan dan rutinitas, ada satu ritual yg selalu kulakukan, entah bagaimana caranya harus bisa mencari tempat atau spot yang bisa nangkring untuk melihat lengsernya matahari diujung senja, menanti sang mentari hilang disudut horizon terkecil, kemudian memudar warnanya sampai hilang dalam kegelapan.



Entah kenapa hal ini kulakukan, yg ku ingat hanyalah setiap kali melakukan aktivitas outdoor yg hive, ekstrim ataupun rushing adrenalin kamu tidak bisa menemani, dan saat melihat matahari lengser dan perlahan-lahan menghilang diufuk barat dalam kebisuan dan senyapnya alam, disela-sela kegilaan mblusukan, selalu bisa kurasakan kehadiranmu disampingku, duduk dalam diam dan tersenyum, senyuman yg sering bisa meredam kegilaan dan kenekatan spontanitas yg sering muncul saat mblusukan, terasa kamu ada menemani ku mengagumi senja yg selalu penuh aura mistis sebagai hasil Kreasi dan Kebesaran Yang Maha Segalanya, Allah SWT.



Awalnya hal ini kurasakan hanya sebagai sebuah ilusi ataupun sugesti yg kebetulan, namun ketika ku coba dan kurasakan beberapa kali, rasa dan sensasi kehadiran dan senyum mu selalu dapat kurasakan disetiap kali menunggu matahari tenggelam ditempat antah berantah yg kamu sendiripun mungkin tidak tahu.








Sore ini setelah rushing andrenalin, kemudian nongkrong diatas batu dipantai Pok Tunggal kurasakan lagi sensasi kehadiran dan senyum mu saat memandangi lengsernya sang mentari diujung barat cakrawala, ditemani lagunya Jim Brickman yg diputar berulang-ulang, duduk dalam diam hingga matahari hilang ditelan horizon dan lautan.




Pok Tunggal, Jogja, 3 Januari 2014

(huekkk cuihhh··· sok puitis··· sok romantis··· efek karena jatuh saat manjat batu nyari spot buat nangkring melihat sunset, otak jadi error menulis catatan perjalanan)

Kamis, 26 Desember 2013

PENERIMAAN YANG INDAH

Seperti bulan yang harus berjalan dalam kegelapan malam,
saat memasrahkan pada ketentuan Illahi,
tanpa dia sadari sinarnya sering menginspirasi banyak manusia
tentang romantisme cinta dibawah cahayanya···

Seperti bulan yang kadang utuh terlihat kadang hanya separo,
atau tinggal sepotong bahkan hilang tertutup awan ,
namun kita tahu dalam bentuk apapun sebenarnya
tetap utuh adanya dan tidak berkurang···

Menerima tanpa menyalahkan,
tanpa mempertentangkan,
tanpa kemarahan,
dan tanpa kebencian,
seperti bulan, menjalani takdir
dan memaafkan yang sebenar-benarnya,
justru memberi rasa yang sebesar besarnya,
menjaga rasa yang seutuhnya
mengikuti Rencana Takdir Yang Kuasa···

Ketika dalam penerimaan yang sebenar-benarnya,
justru menyimpan rasa setulus-tulusnya,
seperti bulan meski tidak terlihat terang,
selalu bisa menuntun dalam kegelapan,
kadang terlihat utuh,
separoh, sepotong atau bahkan tertutup awan,
tetap saja sebenarnya utuh dan tidak berkurang····


Efek semalaman ngoprek angka kagak ketemu,
nongkrongi bulan diteras abis kupi 3 cangkir
kagak nongol juga.

26 Desember 3013

Kamis, 05 Desember 2013

"TAKDIR, KEBERUNTUNGAN DAN KESEMPATAN"

"Itulah kehidupan, bukankah begitu? “Takdir, Keberuntungan, dan Kesempatan”. Serangkaian panjang tentang “Apa-Jika” yang bergerak dari satu waktu ke waktu berikutnya, dan waktu tidak pernah berhenti bagi Kamu untuk sekedar menarik napas. Semoga lebih bisa memahami pada kartu yang telah diberikan kepada Kamu dalam hidup ini. Dan yg dapat Kamu lakukan adalah dengan memain kartu tersebut dan berharap pada hasil yang terbaik, karena pada akhirnya, itu semua balik lagi kembali ke Tiga Dasar dari hidup kita. Takdir, Keberuntungan, dan Kesempatan. " - Kelseyleigh Reber, If I Fall


Sekuat apapun kita berusaha, segigih apapun kita mencoba, kalau itu bukan takdir kita, kita tidak akan mendapatkannya, Demikian pula sebaliknya sejauh apapun kita menghindar, seteguh apapun kita menyangkal kalau itu adalah Takdir kita, tetap tidak akan dapat jauh dari diri kita.

Keberuntungan dan keberhasilan selalu berbanding lurus sejajar dengan Takdir kita, demikian juga dengan kesialan dan kegagalan, walau jika kita bisa memahami sebenarnya tidak ada kesialan dan kegagalan dlm hidup kita, karena semua yg terjadi dalam hidup kita, itu selalu terjadi atas seizin dan dalam pengaturan Indah NYA.

Dalam hidup ini selalu banyak kesempatan yang diberikan oleh Tuhan, namun kadang kita sering bertindak melebihi Kuasa Tuhan, dengan bertindak seakan kesempatan hanya sekali dan sering karena secara terus menerus ditanamkan dan diturunkan oleh pengertian kebanyakan orang bahkan kadang kita sendiri sering meyakinkan pada diri kita sendiri bahwa kesempatan itu hanya sekali tidak akan ada kesempatan kedua dan seterusnya, alangkah Kecilnya “Ke-Maha Pengasih dan Ke-Maha Penyayang” nya Tuhan, seandainya Kesempatan yang diberikan kepada Mahluk NYA hanya satu dua kali saja dalam hidup ini, dan kesempatan memang harus dikejar dan diciptakan siapa tahu dalam mengejar dan menciptakan kesempatan justru disitulah ada Takdir kita didalamnya.

Dan selalu akan berulang terjadi dalam hidup kita, Tiga Komponen Dasar dari hidup kita, "Takdir, Keberuntungan dan Kesempatan".

#Memotivasi diri sendiri, karena mabuk beres-beres kerjaan yang tidak ada habisnya, masih ada beberapa tumpuk lagi dipojok ruangan··· berharap pada diri sendiri tidak takut untuk menciptakan dan mencoba memanfaatkan kesempatan yg ada dalam hidup... (lagi mengomeli diri sendiri, karena lebih mengikuti rasa takut akan sesuatu karena ketidakpastian dalam diam daripada keluar dari kotak ketakutan diri sendiri untuk mencoba melakukan sesuatu yg sebenarnya sangat berarti, yg seharusnya sebanding dg resikonya).

Selasa, 05 November 2013

MEMAAFKAN

“Mengerti bahwa memaafkan itu proses yang menyakitkan. Mengerti walau menyakitkan itu harus dilalui agar langkah kita menjadi jauh lebih ringan.

Ketahuilah, memaafkan orang lain sebenarnya jauh lebih mudah dibandingkan memaafkan diri sendiri.”

Tere Liye - Sunset Bersama Rosie



Mungkin kita pernah marah sedemikian hebat karena kesalahan pahaman dengan orang-orang dekat di sekitar kita, bahkan sampai terucap kata-kata bahwa kita tak ingin lagi berbicara dengan mereka...

Ketika mereka mencoba beberapa kali mencairkan keadaan dengan niat yang baik ingin menjelaskan kesalahpahaman tersebut, justru kemudian malah semakin memicu kemarahan kita, yang membuat kita memberi batasan-batasan yg semakin menyakitkan buat mereka, apalagi dg kata-kata yg menekankan ketidakmungkinan buat mereka untuk memperbaiki keadaan...

Namun dalam perjalanan waktu, ternyata kita menyadari bahwa hal tersebut adalah kesalahpahaman dan karena emosi dan ego kita dan mereka semata...

Akan sangat sukar bagi kita untuk mengharapkan mereka, mencoba berbicara lagi dengan kita, tanpa kita memberitahu kepada mereka kalau kita telah menyadari bahwa semua itu hanyalah kesalahpahaman semata...

karena dibenak mereka yg ada adalah kemarahan kita dengan ketidakmungkinan yg telah membuat garis pemisah diantara kita dan mereka...

Karena dibenak mereka yg diingat adalah bahwa kalau mereka mencoba berbicara lagi dengan kita, yang ada akan semakin memperparah keadaan, walau didiri mereka tidak ingin ada masalah yg digantung sedemikian lama, karena ketidak tahuan dan ketidak yakinan mereka kalau kita sudah memahami kesalahpahaman tersebut.

Karena dibenak mereka, tidak ingin niat baik mereka untuk memperbaiki keadaan akan mengakibatkan hal yang sama dengan kejadian sebelumnya, yang mengulang lagi rasa sakit dan rasa tidak enak karena kena marah lagi dari kita.

Alangkah baiknya, untuk memperbaiki keadaan tersebut dan mencairkan suasana kaku dan menghilangkan garis batas diantara kita dan mereka, seyogya nya kita lah yg harus berinisiatif untuk membuka pembicaraan dengan mereka, hilangkan rasa kekhawatiran kita kalau tanggapan mereka akan merendahkan kita. Padahal kalau kita mau memulai mencairkan keadaan justru mereka akan menghargai keinginan baik kita...

Tanpa harus meminta maaf pun, kalau kita mencoba membuka kembali komunikasi dengan mereka, mereka akan menanggapi dengan baik itikad kita tersebut...

Karena buat mereka niat baik kita tersebut akan bisa menghapus rasa bersalah mereka, rasa tidak dapat memaafkan diri mereka sendiri yg telah menimbulkan kesalahpahaman...

Sudah saatnya kita mencoba untuk membuang ego dan rasa akan direndahkan oleh mereka, sudah menjadi kewajiban kita untuk membereskan kekacauan yang terjadi karena kesalahpahaman itu. Kalau memang kita berniat tulus memperbaiki keadaan.

#seulas senyum tipis inspirasi

Senin, 04 November 2013

"PRINSIP DIRI"

"Bukan hanya ketika melakukan hal salah kita bisa menghadapai masalah. Saat melakukan hal benarpun kita bisa menghadapi masalah yg lebih serius lagi.

Tetapi bukan berarti kita jadi tidak mau melakukannya. Itulah yang membedakan antara orang2 hidup dengan prinsip baik atau sebaliknya".

Tere Liye







Dalam suatu masa kehidupan manusia selalu saja ada hal-hal baik yang menginspirasi dan menguji pribadi manusia dalam hidupnya, sesuatu yang memiliki makna yang luar biasa dalam proses hidup mereka sebagai manusia, baik dari perkembangan jiwa, pengalaman hidup, lingkungan keluarga dan lingkungan dimana mereka menjalani hidup, hal-hal tersebut akan akan membentuk pribadi mereka menjadikan pribadi yang memiliki prinsip hidup.
Dlm proses perkembangan hidup kita akan diuji apakah sifat kebaikan dalam diri kita yang membentuk dan menjadi prinsip hidup kita yang akan menguji kita apakah kita mampu konsisten dalam menjalani prinsip hidup kita.

Ketulusan

Ketulusan selalu membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya, diatas Ya dan Tidak, diatas Tidak”. Selalu menerima dan memahami apa adanya, bahkan sering mengorbankan keinginan dan kepentingan dirinya sendiri.

Berani 
(Menyampaikan kebenaran)
Orang yang berani menyampaikan kebenaran akan bersikap adil dan memperjuangkan keadilan. Dalam menyampaikan kebenaran mereka sering harus berhadapan resiko dan hal-hal yang merugikan diri bahkan resiko terhadap keselamatan mereka, namun mereka tetap teguh dengan pilihan mereka. Tidak akan takut untuk menyampaikan dan memperjuangkan kebenaran sesuai dengan norma-norma hidup.

Bertanggung jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, mereka berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, mereka tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau mereka merasa kecewa dan sakit hati, mereka tidak akan menyalahkan siapapun. Selalu menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakan. Akan selalu menghadapi dan menerima resiko dari tindakan dan kesalahan mereka.

Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak akan membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar mereka tetap tegar, tidak membiarkan diri mereka hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.

Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Akan selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat. Orang yang setia selalu menutup mata terhadap hal-hal lain selain kepada apa dan siapa dia memberikan kesetiannya.

Orang yang memiliki prinsip dalam hidup, mereka sangat susah dalam menentukan pilihan (baik pribadi, pekerjaan, pasangan ataupun pilihan hidup lainnya) karena mereka menjaga prinsip mereka. Mereka sangat berhati-hati dalam menentukan pilihan dalam hidup mereka bahkan kadang butuh waktu dan proses, namun mereka pun tidak takut untuk menghadapi resiko dari pilihan hidup mereka, bahkan mereka rela berkorban atas pilihan mereka, karena bagi mereka jika sudah menentukan pilihan akan mereka jaga selamanya sebagai prinsip dalam hidup mereka.


Tegal, 27 Agustus 2013

#seulas senyum tipis inspirasi

Jumat, 01 November 2013

MENJADI SEMPURNA KARENA KETIDAKSEMPURNAANNYA

Coretan Olah Rasa (4)



Kita kadang-kadang tidak menyadari bahwa ketidaksempurnaan kita adalah keunikan kita, hargailah ketidaksempurnaan kita, jangan salahkan diri dan menyesali diri, itulah keunikan kita, dan sumber pendorong kekuatan kita, dengan menerima ketidak sempurnaan kita, akan membuat kita kuat dalam menjalani dan mencapai tujuan hidup kita.






Jangan biarkan orang lain membuat kita merasa buruk dengan ketidaksempurnaan kita. Karena hal itu adalah apa yang membuat diri kita seperti kita apa adanya. Hargailah orang-orang yang bisa memahami dan mengerti ketidaksempurnaan kita, dan orang-orang yang mengerti dan membuat ketidaksempurnaan kita menjadi keunikan dan menyempurnakan kita.

Hargai diri kita, dengan ketidaksempurnaan kita, tekankan dalam pikiran kita, kemampuan dan bakat kita dan gunakan sebagai kekuatan pendorong untuk mencapai impian dan tujuan hidup kita. Jadilah kita yang menjadi diri dengan ketidaksempurnaan. Karena dengan ketidaksempurnaan itulah diri kita menjadi indah. Dengan memahami ketidaksempurnaan kita menjadikan diri kita sempurna.

Jakarta, Desember 2012



Jika kita berada dalam cobaan, harus dibenturkan kesana kemari dalam perjalanan mencapai tujuan dan pada saat telah mencapainya tetapi hasilnya tidak seperti yang direncanakan, biarkan itu terjadi, jadikan proses untuk mengkoreksi dan membenahi diri.

Mungkin banyak orang tidak memahami ketika mereka merencanakan dan melakukan sesuatu dalam usaha mencapai tujuan kita. Hal paling utama dalam pencapaian tersebut sebenarnya ada dalam proses, tiga perempat dari perjalanan mencapai tujuan adalah proses - nikmati,dan jagalah dengan sungguh-sungguh serta pahami proses tersebut.

Ketika kita gagal mencapai tujuan atau tidak sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Pada saat kita memahami dan mau menyadari penyebab kegagalan dan mengakui kesalahan, akan membuat kita lebih kuat dan belajar dari kesalahan serta menyadari apa yang sangat bermakna buat diri kita, dan akan membawa kita ke arah yang benar.

Jangan biarkan kesalahan itu merusak dan menjatuhkan diri kita, ketika kita tahu bahwa proses yang kita jalani kurang benar - benahi lagi, belajar dari hal tersebut dan pahami bahwa ada sesuatu yang sangat berarti bagi diri kita. Cobalah perbaiki keadaan dan kondisi dengan niat dan cara yang lebih baik lagi.

Perjalanan dalam mencapai tujuan membutuhkan waktu dan proses yang menjadikan kita menjadi pribadi yang kuat dan lebih baik lagi. Pada saat kita telah mencapai tujuan kita setelah melalui proses jatuh dan bangun, setelah melalui proses yang luar biasa akan lebih memberi makna yang sedalam-dalamnya.

Ada banyak kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita dalam hidup kita, bukan hanya kesempatan yang terbatas. Coba lagi, dengan menggunakan proses yang benar.

Hidup itu indah, ketika kita bisa menikmati hidup dan pada saat kita tahu apa yang paling berarti bagi hidup kita, raih itu dan jaga dengan benar-benar.

Tegal, 27 September 2013

#seulas senyum tipis inspirasi... Love as always


Selasa, 22 Oktober 2013

KETIKA HARUS MELEPASKAN

Coretan Tentang Olah Rasa (2)






Daun yang jatuh tak pernah membenci angin. 
Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. 
Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya.

Bahwa hidup harus menerima, 
penerimaan yang indah. 
Bahwa hidup harus mengerti, 
pengertian yang benar. 
Bahwa hidup harus memahami, 
pemahaman yang tulus. 

Tak peduli lewat apa penerimaan, 
pengertian, dan pemahaman itu datang. 
Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih 
dan menyakitkan.

"Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin" 
Tere Liye



Disudut tersempit logika selalu ada harapan, 
selalu ada keyakinan, selalu ada doa,
 selalu ada hal yang luar biasa, 
ketika harapan, keyakinan dan doa 
berjalan beriringan.

Dari ketiadaan dan ketidakmungkinan 
selalu ada peristiwa, selalu ada cerita, 
selalu ada tanda tanda, 
meskipun kadang logika kita mengekang 
akal pikiran dan hati nurani kita 
dengan ketiadaan dan ketidakmungkinan. 
Selalu ada dari yang tidak ada, 
selalu tidak ada dari yang ada...

Kadang kenyataan tidak ditampakkan sekarang, 
keinginan tidak dikabulkan sekarang...
Namun pada saat yang tepat semua akan berjalan 
sesuai dengan Kehendak NYA....


#seulas senyum tipis inspirasi


Sabtu, 05 Oktober 2013

SINAR SYUKURKU

Sangat bersyukur, kalau saat ini masih diberi ijin oleh Allah menikmati hidup dalam keadaan sehat, dimana selama 3 tahun kebelakang, tahun yang penuh perjuangan, berjalan dibatas titik nadir kondisi kesehatan, menyelesaikan banyak PR lama, serta merasakan hidup menjadi komplit dan indah.

Tahun ini adalah tahun yang banyak hal luar biasa terjadi, pekerjaan yang mapan penuh peluang, semakin memahami arti teman sejati, keluarga yang selalu mengerti, dan arti kehadiran seseorang yang selalu menjadi inspirasi dan sangat berarti dalam hidup yang bertahun tahun tidak pernah terpikirkan, dengan sangat luar biasa mempengaruhi hidup saya dengan caranya sendiri.

Ada keluarga yang selalu memahami tanpa harus menbicarakan tentang segala hal yang terjadi dan tentang segala hal yang saya lakukan, tanpa sepatah katapun ikut menentukan dan mengarahkan ataupun menghakimi.

Ada teman-teman yang sangat memahami dan sangat sabar, selalu menyediakan waktu tanpa mengeluh, dan tidak pernah marah ketika diabaikan, teman yang tidak pernah memaksa ataupun mempengaruhi keputusan, hanya sebagai pendengar yang baik, dan sekedar memberi pertimbangan dan selalu mendukung dari belakang.

Ada temen yang selalu mendukung dalam 2 tahun ini, tahun yang penuh pergolakan saat keinginan menyerah pada keadaan kesehatan, yang dengan tulus dan mengajak menikmati momen-momen hive, teman yang berbagi cerita tentang kupi dengan caranya sendiri, teman yang paling berani mengomeli, memarahi bahkan kadang tanpa tedeng aling-aling, tanpa basa basi, dan hanya ada satu teman yang bisa seperti itu.

Ada seseorang yang sangat berpengaruh dalam hidup saya yang mengajari arti bahagia dalam kesederhanaan tapi penuh makna, hal-hal yang biasa yang menjadi luar biasa, yang hadir dalam bentuk keceriaan usilnya, joget mbedignya, senyum tipis anggunnya dan senyum tulusnya yang kadang berubah menjadi senyum straight facenya dengan muka dan rambut panjang tebalnya yang ikut-ikutan kaku, mengajarkan arti menyusun sesuatu yang indah dari kekurangan dan ketiadaan. Mengajak membuat sesuatu dari ketidaksempurnaan menjadi sesuatu yang sempurna dengan ketidaksempurnaan itu sendiri, yang selalu menemani dan menyemangati dari kejauhan meskipun terpisahkan ruang dan waktu, yang telah menunjukkan keindahan batinnya yang sekian lama tersembunyi dalam waktu. Yang bisa membuat dari seorang botol karbol menjadi orang penuh passion dan perhatian, mampu menaklukan sisi liar saya, sifat susah diatur saya serta sikap kaku saya. Senyum straight face nya yang selalu membuat serba salah sendiri. Ibarat gabungan gaya "happy feet dan Paddle Pop"dalam dirinya. Semoga semua rasa syukur ini akan bertahan dan terjaga sampai akhir usia.


Terima kasih buat orang-orang yang selama ini sangat berarti dan mewarnai hidup saya, teman-teman yang tulus, keluarga yang selalu mengerti (sangat luar biasa mengerti), dan seseorang yang mengajarkan banyak hal tentang arti indah dalam kesederhanaan, arti luar biasa dalam hal yang biasa, arti sempurna dalam ketidaksempurnaan, arti menikmati hidup, mengajari arti ikhlas dan bersyukur.

Orang-orang inilah yang telah memberikan sinar, bagai sinar lilin yang bersinar dalam gelap. Orang-orang yang mengajarkan dan secara tidak langsung menunjukkan semua hal yang luar biasa dalam hidup saya.


Semoga segala nikmat dan rasa syukur ini akan selalu tetap ada pada tahun-tahun berikutnya.

Tegal, jam 00:00, 05 Oktober 2013
Sudah 2 kali ulang tahun tidak mblusukan.


Selasa, 01 Oktober 2013

"PETUALANG (PENCINTA) ALAM"

Coretan Perjalanan (3)


Nyengir sendiri, saat membaca dan menulis ulang tulisan lama, tidak begitu banyak editan, hanya menambah puisi dari Heri H. Harris yang dicuplik oleh buku "Gola Gong dalam Catatan Si Roy  - Rendez-Vous",... coretan jaman masih suka jadi botol karbol dan selalu mencoba mencapai batas limit diri, kayak Kebo Hutan (Ada nggak sih kebo hutan?),.. seakan nggak percaya pernah membuat coretan ini...
Petualang (Pencinta ) Alam, saya lebih suka untuk menggunakan istilah Petualang Alam dari pada Pencinta Alam, karena kata  Petualang Alam, lebih menggambarkan menjadi diri kita sendiri yang mengeksplorasi diri dan alam, dibanding istilah Pencinta Alam yang terasa terlalu berat dengan beban nama yang tersandang.

Seorang Petualang Alam akan selalu berjalan dan terus berjalan, selalu banyak bertanya dan terus bertanya dalam dirinya tentang kehidupan dan juga tentang alam, selalu berusaha untuk menyatu dengan alam, selalu berjalan mengikuti kemana kaki melangkah, dan... Selalu menjadi penikmat romantis pada keindahan alam ciptaan Tuhan, saat merasakan  ;


Indahnya kabut yang menyelimuti puncak Gunung, melihat "Bapak" Matahari yang terbit atau terbenam dibatas cakrawala yang memanjang, dibawah langit yang biru jernih dikelilingi semburat awan tipis, dibawahnya ada kabut yang seakan akan menjadi garis imajiner tempat matahari mengintip atau menghilang.

Segarnya udara yang dihirup, mencium bau cemara, bau rumput hutan, bau lumut, bau semak belukar dan bau bunga liar,apalagi bau bunga edelweis yang baru merekah. Mendengar suara gesekan dedaunan bagai okestra alam yang dimainkan oleh "Sang Maha Agung", mendengar satwa liar yang merdu menyapa sepanjang perjalanan , lekuk lekuk erotis tebing yang menggoda dan  mengundang untuk disentuh, dipegang dan dipeluk, yang semua itu ada dalam asuhan "Ibu Bumi".

Semburat Cahaya"Ibu" Rembulan yang menyambut malam dengan riang dan kegenitannya, saat menyinari padang edelwies dan saat sinarnya menyentuh kelopak kembang edelweis yang terhampar memantulkan warna warna keperak-perakan disepanjang hamparan ngarai dan jurang, atau saat purnama menyinari "Bapak" Gunung, bagai sebuah lukisan indah yang sukar digambarkan, seperti sekelompok bidadari dari kayangan yang sedang turun ke bumi, menerangi langkah sejauh mata memandang. Ada Rasi Bintang Selatan, Bintang Alpha Coronae Australis atau disebut juga Alphekka Meridiana atau kadang disebut juga Alphekka di Selatan atau Alphekka South yang selalu membimbing langkah dalam perjalanan menembus malam, sehingga sering tidak perlu peta untuk dibaca, kompas untuk dilihat dan koordinat bujur dan lintang untuk diukur.

Bagaimana memukau kesunyian saat menjelajah jauh didalam perut "Ibu" Bumi, menyusuri gua-gua yang terlupakan oleh peradaban, suara gemericik air yang mengalun bagai suara bunyi seruling alam, diiringi bunyi binatang yang memecah kegelapan, melihat keindahan stalaktit dan stalakmit memantulkan pendar pendar sinar bagai berjuta berlian kecil  menyambut dengan lembut mata dalam sorotan sinar senter yang buram, yang terbentuk dari tetesan air dan senyawa alam yang mengkristal selama ribuan bahkan mungkin puluhan ribu tahun lamanya.

Mengagumi... dan dibetotnya rasa oleh gemulainya riak-riak air yang mengalir pada "Ibu" Sungai, yang selalu memacu adrenalin dengan hentakan, goncangan dan alunan air yang membawa entah sampai kemana. Yang kadang ditimpali oleh suara "Bapak" Angin yang menyapa melalui gesekan dedaunan dan aliran suara lirih yang menyapa lembut muka dan kuping kita. Atau rancaknya deburan ombak, dan liukan indah garis pantainya "Ibu" Laut yang bercengkerama dengan anak-anaknya ;pasir, tebing batu atau batu karang. "Ibu" Laut, yang selalu setia menghantar dan menyambut "Bapak" Matahari yang begitu serasi berdampingan setiap pagi dan petang.

Seorang Petualang Alam adalah seorang Pelukis, Penyair, Penyanyi dan Murid yang tidak pernah berhenti untuk belajar,...yang melukis, bersyair, dan bernyanyi, bagi batinnya sendiri. Yang belajar tentang arti keindahan, arti kelembutan, arti kesabaran, arti keteguhan, arti ketegasan, arti berjuang, arti kesetiaan, dan arti kepasrahan, dibalik kerasnya sikap karena kerasnya gemblengan alam.

Seorang Petualang Alam tidak akan pernah menantang, melawan dan menaklukan alam, karena dibalik keindahan mereka tersembunyi kekuatan dahsyat yang luar biasa menghancurkan, seorang Petualang Alam akan selalu menjadikan alam sebagai Sahabat, Guru, Ibu dan sekaligus Ayah bagi dirinya, sehingga akan selalu menghormati dan menjaga kelestarian alam. seorang Petualang Alam akan selalu ingat dan tunduk kepada "Raja Diraja Petualang" yang mengatur alam ini, yaitu Tuhan Yang Maha Segalanya....





Rumahku entah di mana,..
tak kutemukan di sajak-sajak,..
di matahari, dan di bulan,..
karena tidurku
di bawah bintang-bintang,..
jauh di rimba belantara,..
tenggelam di dasar lautan,..
mesti pulang ke mana
setelah letih mengembara?..

Heri H. Harris.




Seorang Petualang Alam selalu belajar dan mengolah hidup mereka di alam terbuka, selalu mengeksplorasi arti diri dan alam, sampai batas limit yang mereka tak sanggup lagi menggapainya. Namun Mereka tidak selamanya akan tinggal di alam, mereka akan selalu pulang, ketempat yang selalu memberi kehangat, kelembutan dan ketenangan, tempat yang mereka sebut "Rumah" ("Home"),  tempat yang selalu menjadi mimpi-mimpi indah dalam nyenyaknya tidur mereka di alam, tempat yang selalu mereka rindukan untuk dapat merasakan lembutnya, hangatnya dan nyamannya, sebuah pojokan teras, pojokan ruang santai, atau semua pojokan rumah, untuk bersandar dalam ketenangan.

Sejauh apapun Petualang Alam melangkah,seberapa lama pun Petualang Alam berjalan, mereka akan selalu merindukan rumah mereka, sesuatu yang membuat mereka untuk selalu tetap terjaga untuk selalu tetap hidup, untuk selalu bertahan, dan untuk selalu terus berjuang, yang selalu menjadi pelita dan kompas yang mengantar mereka ke arah jalan pulang.

Tempat yang telah dipilih dari sekian banyak tempat yang pernah mereka lewati, sebagai tujuan perhentian terakhir mereka, bukan hanya sebagai shelter persinggahan sementara saja.


Pasar Setan, Gunung Merapi
05 Oktober 1994...