Rabu, 26 Februari 2014

CANDI RATU BOKO

Prambanan Jogja




Setelah nangkring di Candi Ijo, Karena keasyikan menikmati suasana yg sangat tenang dari pagi sampai siang, apalagi pengunjungnya tdk begitu banyak yg datang ke Candi Ijo, saking larut menikmati suasana di candi yg teduh dan sejuk serta tenang ini, setelah beberapa kali ambil foto, akhir istirahat sambil mengedit dan mengunggah catatan perjalanan ke Gua Jomblang dan Pantai Pok Tunggal, nggak terasa jatuh ketiduran selama hampir satu jam, ngumpet dipojokan dibelakang komplek candi, dibawah rimbunnya pepohonan, diiringi suara gamelan dari rekaman mp3 yg diputar mengiringi beberapa anak SMU yg membuat tugas sekolah, menari di Candi Ijo, jadi pengantar yg sempurna untuk tidur setelah sehari sebelumnya pontang-panting dari Gua jomblang ke Pantai Pok Tunggal berhujan-hujanan ria dan nangkring dipantai, hunting sunset sampai jam 7 malam.




Tiba-tiba kebangun dari tidur karena cacing diperut pada berontak menagih diempani makan, karena sepagian belum ke isi makanan, hanya segelas kupi dan sebotol air mineral. Ditungguin Mas Pinam yg setia ke Candi mengantar kemana-mana. Dan diketawain adik-adik SMU yg sedang membuat tugas, karena melihat saya kebangun kaget dan clingak-clinguk sendiri kebingungan nggak sadar tempat dan waktu. Setelah beres-beres barang bawaan, bareng Mas Pinam turun nyari makan dan menuju Candi Boko, dengan niat mau mencari sunset dan meneruskan explor Candi Ratu Boko yg dulu pernah kesitu tapi tidak sampai selesai muter kesemua komplek.


Setelah membayar tiket masuk seharga Rp. 25.000,- diloket, kemudian dipintu masuk karcis diperiksa dan mendapatkan sebotol air mineral 350 ml, saya masuk menuju kedalam komplek Candi, sambil take pic, sampailah di Pintu Gerbang Pertama, ambil beberapa gambar, selanjutnya melewati Pintu Gerbang kedua, dibelakangnya terhampar lapangan yg luas, sering disebut sebagai alun-alun, disebelah kiri ada tempat upacara pembakaran dan tempat air suci (sayang tdk sempet take pic disitu krn fokus mo ngumber lokasi sunset).





Sekedar informasi tambahan digerbang kedua ada beberapa penduduk sekitar yg menawarkan jasa sebagai tour guide (buat saya sangat terbantu, karena bisa mengindentifikasikan semua nama dan lokasi Candi yg hampir terhampar seluas 25 ha) saya dianter seorang ibu-ibu yg lumayan sepuh berumur sekitar 60 an tahun, gara-gara cucunya maen kejar-kejaran dg kakaknya tahu-tahu dia ikut jongkok disamping saya sehingga terjadi obrolan dg si bocah yg nggak jelas juntrungannya, si ibu tadi datang menawarkan jasanya, namanya entah mbah Mah,  Nah atau Kah saya nggak bisa nangkap secara jelas karena suara cucunya yg teriak-teriak kenceng sambil ketawa ngakak dikelithikan sama kakaknya, namun jangan salah beliau bisa mengantar saya keliling semua komplek tanpa kelihatan kecapaian, sedang saya sendiri ngerasa kaki gempor pegel semua.



Mungkin banyak orang yg sudah mendengar Candi Borobudur dan Candi Prambanan, namun tidak banyak orang yg tahu bahwa Candi Ratu Boko dimasukan dalam Cagar Budaya yg dilindungi dalam satu manajemen pengelolaannya bersama dengan Candi Borobudur dan Candi Prambanan.






Candi Ratu Boko adalah situs purbakala yang merupakan kompleks sejumlah sisa bangunan yang berada kira-kira 3 km di sebelah selatan dari komplek Candi Prambanan, 18 km sebelah timur Kota Yogyakarta atau 50 km barat daya Kota Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia. Luas keseluruhan komplek adalah sekitar 25 ha.


  





Candi Ratu Boko oleh beberapa ahli dianggap sebagai sebuah bekas kraton, pendapat ini berdasarkan penemuan yg ada terlihat pola susunannya seperti pola pemukiman, bahwa komplek ini merupakan bekas Kraton (Istana Raja) bukan Candi atau bangunan Religius, dikomplek ini ditemukan struktur bangunan dengan ditemukannya parit dan dinding benteng, seperti Istana yg dilindungi oleh Benteng, disekitar komplek ini pun ditemukan sisa-sisa pemukiman penduduk. Komplek Ratu Boko diperkirakan sudah dipergunakan orang pada abad ke-8 pada masa Wangsa Sailendra (Rakai Panangkaran) dari Kerajaan Medang (Mataram Hindu).



Di Komplek Candi Ratu Boko telah ditemukan dan sudah diidentifikasi oleh tim restorasi Candi Ratu Boko, seperti Petilasan ; Tempat Upacara Pembakaran, Tempat Air Suci, Alun-alun, Paseban (tempat menunggu untuk bisa masuk ke Kraton bertemu Raja), Benteng luar, Benteng dalam, Kraton (terdiri dari Pendopo dan tempat Raja menerima tamu), Tempat Peristirahatan Raja (spot untuk menunggu sunset), Tempat Pemandian, Keputren dan Gua (tempat untuk bertapa).





Dan diyakini bahwa di tempat Paseban, Pendopo, Peristirahatan Raja dan Keputren serta Petilasan bangunan yg lain adalah bangunan yg tertutup, karena disitu ditemukan disisi-sisinya dan dipinggiran bangunan terdapat tempat untuk tiang bangunan dan dinding yg diyakini tiang dan dindingnya dulu ada terbuat dari Kayu.





Untuk menuju ke lokasi Candi Ratu Boko (3 km dari Candi Prambanan) dapat ditempuh dari lampu merah sebelum Candi Prambanan kalo dr arah Jogja melalui Jl. Solo, belok kiri melewati pasar Prambanan, terus melewati lintasan kereta api, nggak jauh dari situ akan kelihatan Papan Penunjuk jalan menuju ke arah Pintu Depan Candi Boko (khusus untuk bus), sedang kalau melalui pintu belakang, dari jalan Raya Pintu Depan terus saja, nggak jauh dari situ ada pertigaan disebelah kiri jalan dengan Papan Penunjuk Jalan yg akan memandu sampai dilokasi.





Jogja
05 Januari 2014

Notes : banyak Gambar disertai dengan penjelasan agar ada benang merah yg disusun berdasarkan urutan tempat, sehingga akan mudah dipahami dg runut, selain itu juga dg harapan bisa lebih meringkas catatan, melihat luasnya lokasi candi yg hampir 25 ha.

STASIUN BESAR TAWANG - SEMARANG

SERIAL MENGENAL
(ANDAI BISA PERDULI)
SEJARAH SEMARANG




Membahas Stasiun Tawang, tidak lepas dari sejarah perkembangan Per kereta-Api an di Semarang atau Pulau Jawa pada khususnya dan Indonesia pada umum. Semarang merupakan kota yang pertama kali di Indonesia yang memiliki Kereta Api, Jalur Kereta Api dan Stasiun Kereta Api. Sejarah Kereta Api di Kota Semarang Justru dibangun oleh perusahaan Swasta bukan oleh Pemerintah Hindia Belanda, dan tidak Tanggung-tanggung ada 3 perusahaan swasta yang mengantongi ijin untuk membuat jalur dan melayani transportasi dari dan menuju keluar Semarang. Hal ini berhubungan dengan rencana pengembangan Kota Semarang sebagai kota pelabuhan terbesar di Pulau Jawa dan menjadi Kota Perdagangan terbesar di Pulau Jawa oleh Pemerintah Hindia Belanda pada masa itu, itulah sebabnya Pelabuhan Semarang diberi nama Pelabuhan Tanjung Mas.


Stasiun Tawang Pada Tahun 1920



Ketiga Perusahaan Kereta Api tersebut oleh Pemerintah Hindia Belanda melayani Rute yg terpisah, masing-masing berdiri sendiri ; NIS, SJS dan SJS.


Maskapai NIS
(Nederlansch Indische Spoorweg Maatschappij)


adalah perusahaan swasta yang pertama kali melayani transportasi Kereta Api, dengan Rute Semarang-Tanggung (Tanggungharjo, Grobogan). Pada tahun 1867 mulai diresmikan oleh Gubernur Jenderal Sloet van Den Beler, bermula dari STASIUN SAMARANG NIS (orang Belanda pada Jaman itu menyebut Semarang dengan pengucapan Samarang) yang terletak di Pengapon atau Tambaksari, Kelurahan Kemijen, sampai ke STASIUN TANGGUNG. Jarak antara Stasiun Semarang NIS sampai ke Stasiun Tanggung sekitar 25 Km, yang melewati juga Stasiun Alastuwo. Stasiun Brumbung, Stasiun Gundhi.



Stasiun Kedungjati yang dibangun dikemudian hari. Sejak tahun 1868 untuk pertama kalinya Kereta Api yang mengangkut penumpang diresmikan yang melayani jalur Semarang-Tanggung. Pada Tahun 1873 Jalur kereta ini diperpanjang sampai ke Solo bahkan akhirnya menyambung sampai ke Jogja. Dengan semakin berkembangnya Maskapai NIS dibutuhkan sebuah Kantor yang bisa digunakan sebagai pusat kegiatan usaha maskapai, Sehingga pada Tahun 1908 dimulainya pembangunan kantor tersebut, dikerjakan oleh Arsitek Prof. Klinkkaner dan Quendaag, pada tahun 1920 Kantor tersebut diresmikan dengan sebagai Kantor pusat Maskapai NIS yang sekarang ini lebih dikenal dengan bama "LAWANG SEWU" (Sejarah Lawang Sewu akan dibahas dalam tulisan tersendiri). Luas Stasiun Samarang NIS dahulu lebih luas dari pada Stasiun Tawang yang sekarang, karena pada waktu itu stasiun ini berfungsi juga sebagai depo lokomotif, depo gerbong, kantor dan juga untuk fasilitas pergudangan, sehingga dahulu area sekitarnya disebut juga dengan daerah Spoorland. Pada tahun 1914 fungsi stasiun Semarang NIS Pengapon ini diambil alih oleh Stasiun Tawang, untuk selanjutnya hanya difungsikan sebagai Stasiun Gudang dan Depo perbaikan, seiring waktu stasiun ini tenggelam oleh Rob atau pasang air laut yang semakin hari semakin parah, daerah stasiun ini berubah menjadi tambak dan pada tahun 2008 oleh Pemerintah resmi ditutup.



Maskapai SJS
(Samarang Joana Stoomstram Maatschappij)

Adalah Maskapai Kereta Api nomor dua di Semarang. Pada tahun 1882 SJS mulai melayani jalur Semarang-Juana yang melalui kawasan Rembang, Demak, Kudus, dan Pati, yang kemudian diperpanjang sampai ke Blora dengan rute Semarang-Rembang-Blora dan lantas berlanjut ke Cepu. Stasiun Jurnatan dibangun di Joernatanweg (sekarang Jalan Agus Salim), karena pada masa itu letaknya di tengah kota, Stasiun Jurnatan disebut juga Central Station. Awalnya bangunan Stasiun Jurnatan hanyalah terbuat dari bangunan kayu sederhana. Namun pada tahun 1913 bangunan tersebut dibongkar dan digantikan bangunan baru yang besar dan megah.



Bangunan baru Stasiun Jurnatan memiliki konstruksi atap dari baja dan kaca. SJS lalu membuka lin baru antara Jurnatan-Bulu dan Jurnatan-Jomblang. Ini terjadi pada permulaan tahun 1883. Sangat disayangkan karena kalah persaingan dengan bus pada waktu itu maka pada tahun 1974, stasiun Jurnatan dan jalur Semarang Juana ditutup dialihkan ke Stasiun Tawang, yang selanjutnya difungsikan sebagai Terminal Bus Semarang sampai awal tahun 80 an, namun pada akhirnya stasiun ini dirubuhkan dan dibangun komplek pertokoan yang diresmikan pada tahun 1986.


Maskapai SCS
(Semarang Cheribon Stoomtram Maatschappij)

adalah Perusahaan Kereta Api nomor 3, dengan rute Semarang-Cirebon, Pertama kali stasiun yang digunakan ada di kawasan Pendrikan Lor, di sebelah utara Jalan Indrapasta, pada tahun 1897 dibangun stasiun Pendrikan. Stasiun ini dibangun oleh SCS untuk membuka jalur kereta dari Semarang ke Cirebon. Stasiun ini berfungsi hanya sampai tahun 1914 ketika stasiun SCS yang baru di Poncol selesai dibangun dan mulai beroperasi. Namun daripada disebut stasiun, Pendrikan lebih tepat disebut sebagai halte. Awalnya stasiun ini memang tidak dirancang sebagai tempat naik dan turun penumpang. Pada awalnya para penumpang SCS mengawali dan mengakhiri perjalanannya di stasiun Jurnatan milik Samarang-Joana Stoomtram Maatschappij (SJS). Saat ini stasiun Pendrikan telah berubah drastis menjadi sebuah daerah pemukiman penduduk yang padat. Tak heran jika tak banyak warga Semarang yang tahu bahwa dulu di Pendrikan pernah ada Stasiun Kereta Api.



Stasiun baru milik SCS yang terdapat di kawasan Poncol resmi dioperasikan sejak 6 Agustus 1914. Stasiun ini juga dikenal sebagai Stasiun Semarang – West karena letaknya di sebelah pinggir barat Kota Semarang. Stasiun Poncol yang memiliki sebuah jam yang berada di puncak bangunan dirancang oleh Henry Maclaine – Pont. Bagian tengah bangunan stasiun yang merupakan pintu masuk utama dihiasi dengan ubin berwarna hitam dan abu-abu. Pada panel di kiri dan kanan bangun terdapat lambang SCS dan angka tahun 1914 terbuat dari ubin hitam dan keemasan. Sayangnya saat ini semua ornamen itu sudah tidak ada lagi. Selain itu, peron yang semula terbuka sekarang tertutup dinding sehingga kesan ringan bangunan hilang. Saat ini stasiun yang pada masa itu lebih dikenal sebagai Stasiun Semarang – West ini dinamakan stasiun Semarang Poncol. Stasiun Poncol merupakan stasiun pemberangkatan dan kedatangan KA kelas ekonomi.



Pada masa pendudukan Jepang, Kekaisaran Jepang mengubah gauge rel di stasiun Tawang dan Stadiun Gudang yang semula 1435 mm menjadi 1067 mm. Begitu Indonesia merdeka pada tahun 1945, stasiun ini diambil alih oleh Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI), perusahaan yang dibentuk pemerintah Indonesia yang sekarang telah berubah menjadi PT Kereta Api Indonesia Persero. Sehingga Stasiun Besar Tawang dan Stasiun Gudang dapat dihubungkan dengan Stasiun Poncol, sehingga jalur Semarang, Surabaya, Cirebon dan Jakarta bisa dihubungkan.





#selalu ada inspirasi dalam setiap peristiwa


Image hitam putih :
COLLECTIE TROPENMUSEUM
Wikipedia

Sabtu, 15 Februari 2014

"BERANI BERBEDA"



Ada rasa kebanggaan tersendiri ketika usaha dan jerih payah atas pertaruhan yg berbulan-bulan dilakukan, yg sempat diragukan ataupun disangsikan dan bahkan dicemooh orang, telah berbuah sesuatu hal yg luar biasa····

Saat pertama kali bergabung dan mulai membentuk tim yg bisa mensupport untuk beres-beres pekerjaan, bukannya merekrut orang-orang yg di rekomendasikan dan dianggap mempunyai track record serta attitude yg baik, tetapi justru merekrut staf dan supervisor dr beberapa anak perusahaan, yg sdh masuk kotak dg track record yg dianggap tidak baik krn suka menentang manajemen dan suka kritis terhadap pimpinan (setelah diajak diskusi ternyata sikap mereka itu karena kepedulian mereka pada perusahaan), yg kadang semaunya sendiri, dan kadang masuk kadang tidak karena merasa kecewa dg keadaan perusahaan (bad boys nya perusahaan)··· yg sempat menjadi gunjingan atau disangsikan serta dicibir orang sekantor····

Dengan berjalannya waktu, hampir selama enam bulan mengarahkan dan memoles kemampuan mereka, sekarang mereka telah berubah menjadi tim yg solid dan taktis, telah banyak pekerjaan yg dianggap tdk bisa diselesaikan dg tepat waktu, justru bisa selesai dengan cepat dan dg hasil yg diluar dugaan··· Menjadi tim yg tidak pantang menyerah, banyak akal dan berdeterminasi tinggi dan memiliki prinsip yg luar biasa··· dan akhirnya telah membuktikan kepada pemilik perusahaan dan kepada orang yg selama ini meragukan mereka··· Mereka sejatinya adalah orang-orang lama yg selama ini memiliki keperdulian terhadap perusahaan dg bersikap kritis saat melihat kejanggalan dalam pengelolaan perusahaan namun justru disingkirkan oleh orang-orang yg ABS dan selalu mengiyakan meskipun hal tersebut merugikan perusahaan, yg cuma berkata manis didepan pimpinan···

Ada banyak pelajaran dan hikmah yg dipetik, bahwa kadang orang selalu terjebak dengan kesan yang hanya tampak dipermukaan, dan sering menganggap orang yg bersikap apa adanya, ceplas ceplos, ataupun bertindak tegas, sampai keras dan sikap yg keukeuh terhadap sesuatu, sering dianggap hanyalah akan memberikan masalah atau akan merugikan, serta tidak bisa diajak kerjasama···

Namun dengan berjalannya waktu Mereka justru menjadi aset yg luar biasa ketika kegelisahan mereka didengar, disentuh dengan hati, diajak bicara setiap hari, mentransfer ilmu kepada mereka, diberi kepercayaan untuk mengerjakan sesuatu berdasarkan sikap tegas mereka, sering diajak diskusi, meminta masukan dari mereka untuk kemudian dibahas dengan tim, walau kadang harus sering kewalahan dan menguras emosi memoderatori mereka yg sering ceplas-ceplos dan bersikap keukeuh terhadap pendapat mereka···· Akhirnya berbuah manis··· kontribusi mereka telah diakui oleh pemilik perusahaan···

Saat mengajukan pengunduran diri dan mengajukan kandidat pengganti yg merupakan salah satu dari mereka yg selama ini sudah sering saya fungsikan untuk menjadi pengganti saya disaat tidak ada ditempat telah disetujui oleh Pemilik Perusahaan····

#akan selalu ada senyum tipis inspirasi···

Jumat, 14 Februari 2014

TINDAKAN PREVENTIF DAN P3K, AKIBAT DEBU VULKANIK"

Kadang alam punya caranya tersendiri untuk menyeimbangkan dirinya, dan kadang bencana adalah satu cara Tuhan untuk mengingatkan Manusia sebagai Khalifah di bumi, agar bisa perduli dan menjaga keseimbangan alam, dengan memberikan ujian berupa bencana alam seperti : Banjir, Topan, tanah longsor, Gunung Meletus dan bencana lainnya. Dini hari tadi Gunung Kelud akhirnya meletus dan memuntahkan materialhingga mencapai radius 7 KM, dan oleh Pemerintah kemudian ditetapkan zona bencana sejauh 10 km dari Pusat bencana atau yg biasa disebut dengan zona merah, bahwa didaerah yang telah ditetapkan sebagai zona merah, penduduk yang tinggal di zona tersebut untuk sementara waktu harus meninggal tempat yang masuk ke dalam zona merah tersebut, untuk menghindari adanya korban jiwa. Dalam letusan Gunung berapi selain memuntahkan material lava (kalau sudah dingin disebut, yg juga memiliki potensi bahaya saat terbawa hujan diatas gunung yg disebut banjir lahar dingun yg memiliki kekuatan merusak yang luar biasa pada daerah yang dilewati banjir lahar dingin tersebut), batu-batuan ataupun pasir yang panas memnara, juga menghasilkan awan panas (orang jawa biasa menyebutnya dengan "Wedus Gembel" yang panasnya bisa menghanguskan apa daja dan sangat mematikan) juga ada matetial abu vulkanik yang dihasilkan oleh letusan gunung berapi yang bisa dibawa angin hingga puluhan bahkan sampai ratusan KM jauhnya, abu vulkanik ini juga memiliki bahaya yang tidak bisa dianggap ringan bagi kesehatan manusia, karena abu vulkanik ini berasal dari partikel silika bukan debu atau abu yang biasanya berasal dari partikel tanah, dimana silika memiliki kepadatan dan masa yang lebih berat dari debu tanah, bahkan jika sampai terhirup dan masuk kedalam paru-paru akan bisa merobek organ yg ada di dalam paru-paru atau jika sampai masuk ke dalam mata akan bisa melukai selaput mata. Kalau kita tidak tahu cara ataupun prosedur penanganan P3K akibat terkena abu vulkanik trsebut. Dibawah ini ada beberapa tips yang bisa digunakan utk melakukan pertolongan dan tibdakan apa yang harus dilakukan.

Semoga Kewaspadaan menjadi hal yg diutamakan, untuk mengantisipasi Gangguan Kesehatan dan Ancaman Keselamatan, ketika sebuah Gunung Berapi meletus, ancaman muntahan material, terkadang material abunya bisa terbawa angin hingga ratusan Km, sampai ke kota-kota disekitar···

TINDAKAN PREVENTIF YANG HARUS DILAKUKAN SAAT HUJAN ABU TERJADI :

Jangan menyepelekan hujan abu yang terjadi, ambil tindakan preventif jika hujan abu intensitasnya meningkat dan bertambah, ada beberapa tindakan yg dapat dilakukan :

Usahakan untuk tinggal di dalam rumah dan usahakan jangan keluar rumah berkendaraan kalau tidak perlu, kalaupun terpaksa berkendaraan usahakan berhati-hati, karena minimnya jarak pandang akibat abu ataupun debu, dengan tidak keluar rumah hal ini juga untuk meminimalkan paparan abu ataupun debu. Selain itu hindari aktivitas yang berat.

Jika memiliki penyakit asma atau gangguan pernapasan lain, pastikan memiliki pasokan obat yang cukup dan pelajari manajemen bernapas. Jika timbul masalah pernapasan lain, segera hubungi dokter.

Usahakan untuk menghindari pintu atau jendela, ketika akumulasi abu datang.

Jika ingin keluar, gunakanlah masker wajah untuk mengurangi inhalasi partikel abu. Menggunakan masker memang bisa membuat napas menjadi lebih sulit, tapi ini penting untuk menghindari inhalasi abu. Jika tidak ada masker, gunakan sapu tangan, kain, atau pakaian lain yang dapat menyaring partikel abu. Untuk meningkatkan efektivitasnya, bisa membasahi kain dengan menggunakan air.

Gunakan kacamata dan melepaskan lensa kontak yang untuk melindungi mata dari iritasi.

Usahakan untuk selalu menggunakan baju lengan panjang dan juga celana panjang jika ingin bepergian atau membersihkan abu.

Hati-hati saat mengonsumsi air minum, usahakan air yang dikonsumsi tidak terpapar atau tercemar abu vulkanik.

Usahakan untuk menyiapkan pertolongan pertama seperti obat, minum, makanan, dan pakaian ganti.

PERTOLONGAN PERTAMA
PADA KECELAKAAN (P3K)

Tindakan Pertolongan Pertama yang harus dilakukan :

MATA :

Usahakan untuk tidak menggosok mata, karena akan membuat permukaan mata tergores yang nantinya menyebabkan infeksi, seperti mata merah atau iritasi.

Pejamkan mata untuk beberapa saat, karena air mata akan berusaha membersihkan mata dari debu atau partikel yang masuk.

Jika tidak berhasil, bisa dengan cara mencelupkan mata ke dalam air yang bersih untuk membantu mengeluarkannya.

Jika belum bisa keluar juga, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan.

SALURAN PERNAFASAN :

Berikan bantuan obat semprot inhaler, (jika memiliki persediaan).

Membantu seseorang ke posisi yang nyaman, terutama duduk tegak sambil bersandar, jangan memposisikan orang untuk tiduran.

Cobalah untuk mengajaknya bernapas perlahan-lahan dan dalam.

Usahakan untuk mengajaknya ke tempat yang lebih bersih, untuk menghindari paparan yang lebih berat.

Jika obat inhaler tidak memberikan pengaruh atau justru bertambah parah, mintalah pertolongan medis.

Semoga bermanfaat···
#PRAY FOR KELUD

Sumber :
Idaho Department of Environmental Quality, dan beberapa sumber lainnya···

Senin, 10 Februari 2014

"HIPOTERMIA DAN PENANGANANNYA'


Dibawah ini ada artikel tentang Hipotermia, yang lebih rinci dan lebih bagus catatan dan penjelasannya, dibandingkan dengan catatan yang saya miliki, yang saya copas dari salah satu blog, semoga bermanfaat, mendengar dalam satu bulan ini telah 4 orang nyawa melayang saat melakukan kegiatan di alam bebas disebabkan oleh hipotermia, dikarenakan cuaca yang sangat ekstrim (seperti yang diberitakan di media massa).


Kupas Tuntas Hipotermia di Gunung


Berikut ini saya mencoba mengulas tentang HIPOTERMIA. Sebuah keadaan yang sangat berbahaya bagi pendaki ketika berada di gunung. Dimana hampir 70% korban meninggal dunia di gunung yang ditemukan disebabkan oleh hipotermia.

Mari simak selengkapnya :

Hipotermia adalah suatu kondisi dimana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin. Hipotermia juga dapat didefinisikan sebagai suhu bagian dalam tubuh di bawah 35°C. (wikipedia). Hipotermia adalah keadaan seseorang dimana kehilangan panas tubuh secara drastis. Bagaimana tubuh menjaga panas untuk mencapai suhu normal? Jawabannya melalui pencernaan makanan. Karena pencernaan makanan adalah unsur utama yang menghasilkan panas. Melalui pencernaan makanan tersebut akan menghasilkan kalori yang dapat diubah menjadi tenaga.

Seseorang memerlukan 2.000 kalori setiap hari untuk menghasilkan tenaga yang cukup. Bagi pendaki gunung, kalori yang dibutuhkan ketika menjalankan kegiatannya harus lebih, yaitu sekitar 5.000 kalori. Aktifitas fisik yang berat dan biasanya dilakukan dalam tempo yang lama, menyebabkan pendaki gunung memerlukan sumber energi itu dalam jumlah yang jauh lebih besar dari pada kebutuhan sehari-hari.

Panas tubuh juga dapat dijaga dengan bantuan dari luar tubuh itu sendiri. Ini dapat diperoleh dengan memasukan makanan dan minuman panas, sinar matahari, api, atau panas tubuh dari orang lain. Cara lain adalah melalui aktifitas otot, yaitu dengan gerakan tubuh mengigil. Menggigil, gerak yang terjadi tanpa dikehendaki, sebenarnya adalah usaha tubuh untuk menghasilkan panas. Sebaiknya melakukan gerak-gerak atau lari-lari kecil untuk mendapatkan panas tubuh kembali.

Lalu, bagaimana tubuh bisa kehilangan panas? Setiap kali bernafas kita mengeluarkan udara panas, dan ini berarti hilangnya panas dari tubuh. Tentu hal tersebut tak dapat dihindari, kecuali kalau kita berhenti bernafas. Penguapan keringat dari kulit dan paru-paru merupakan penyumbang terbesar dari hilangnya panas tubuh. Kendati ini tidak bisa dihindarkan, jumlah penguapan itu bisa dikendalikan dengan menggunakan pakaian yang tidak menyerap air tetapi bisa "bernapas" (uap air masih dapat keluar).

Panas tubuh dapat hilang sebagai akibat konduksi, misalnya karena kehujanan. Seseorang yang kebasahan akan menyebabkan sejumlah besar panas tubuh hilang dengan cepat. Suhu air dibawah 5°C bisa mengakibatkan kematian bagi seseorang, karena temperatur tubuh pada tingkat itu tidak dapat dipertahankan lagi. Panas tubuh juga dapat hilang melalui bagian-bagian tubuh yang tidak tertutup oleh pakaian, terutama kepala, leher, dan tangan.

Dengan sinar matahari (radiasi), tubuh secara terus-menerus memanasi selapisan tipis udara di atas kulit. Tubuh akan tetap panas kalau lapisan tipis udara panas itu dapat dipertahankan. Angin dan aliran udara atau keadaan malam hari yang dapat membawa lapisan panas tersebut, sehingga tubuh menjadi dingin. Fungsi utama pakaian adalah untuk menjaga udara di atas lapisan kulit ini. Suhu udara dan angin yang bertiup kencang akan menyebabkan hipotermia terjadi bahkan berujung kematian.

Untuk itu bagi para pendaki gunung, bawalah pakaian hangat agak lebih. Jangan lupa pula membawa kantung tidur (Sleeping Bag) yang sangat berguna sekali digunakan saat para pendaki istirahat atau tidak ada kegiatan sama sekali. Sebab jika kita mendaki dan sedang tidak berkegiatan, kemungkinan untuk terserang dingin lebih besar.

Lalu bagaimana cara menanggulangi korban yang terserang hipotermia??

Menjadi pertanyaan sekarang kalau seandainya korban ditemukan masih hidup, tetapi dalam keadaan hipotermia, apakah kita sudah mengetahui cara menanggulanginya?? Ini pantas dipertanyakan karena pernah ada kasus di mana korban ditemukan masih hidup tetapi dalam keadaan hipotermia, lalu meninggal dunia justru ketika sedang diselamatkan.

Mula-mula gantilah baju si penderita yang basah dengan yang kering. Hindarkanlah si penderita dari hembusan angin, misalnya dengan mendirikan tenda atau bivak yang baik dan ditempat yang aman. Jangan biarkan si penderita terbaring langsung di tanah. Berikan alas yang hangat, supaya dingin dari tanah tidak mempengaruhinya. Berikanlah minuman yang hangan dan manis.

Lalu bantulah si penderita untuk menghangatkan tubuhnya sendiri. Masukan si penderita ke dalam kantung tidur (sleeping bag) yang telah dihangatkan dengan ditiduri terlebih dahulu oleh orang lain yang masih sehat. Memasukan si penderita hipotermia ke dalam kantung tidur yang dingin tidak akan menghasilkan apa-apa karena tubuhnya sudah tidak mampu menghangatkan tubuhnya sendiri. Kalau kantung tidur cukup untuk 2 orang, sebaiknya seseorang yang masih sehat masuk bersama si penderita untuk membantu si penderita memanaskan tubuhnya. Keduanya harus dalam keadaan telanjang, karena kontak langsung dari kulit ke kulit akan cepat menghangatkan si penderita. Kalau memungkinan, lebih baik 2 orang yang sehat mengapit si penderita ditengahnya agar maksimal membantu menghangatkan si penderita.

Kemudian meletakan botol penuh dengan air hangat (bukan panas) ke dalam kantung tidur akan membantu. Terutama letakan botoh hangat tersebut di ketiak, perut dan selangkangan si penderita. Kalau memungkinkan, buatlah api unggun di sisi penderita hipotermia. Kalau si penderita sudah sedikit sadar dan bisa makan, berikanlah gula-gula dan makanan manis. Hidrat arang merupakan bahan bakar yang cepat sekali menghasilkan panas dan tenaga. Evakuasi baru bisa dilakukan setelah penanggulangan sementara ini.

Saya pribadi pernah beberapa kali menghadapi penderita hipotermia di gunung. Saya lakukan hal-hal tersebut diatas dan lumayan bisa membantu penderita hipotermia untuk kembali sadar dan makan. Hal yang terpenting juga, janganlah panik dalam menghadapi keadaan jika kawan atau rekan kita terserang hipotermia. Tenang dan berfikir jernih akan memudahkan tahap-tahap penanggulangannya. Mintalah bantuan kepada pendaki lain yang ada di sekitar kita. Jangan sungkan, sebab pendaki sejati selalu menolong sesama.

Berikut ini Tanda-tanda Khusus Hipotermia. Dalam gambar tertulis suhu tubuh bukan suhu ruangan.



Tanda-tanda Hipotermia

Dalam hal apapun, mencegah lebih baik dari pada menanggulangi. Ada beberapa tips dari saya agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti diatas.

Dalam setiap pendakian bawalah pakaian hangat sedikit lebih, tidak masalah berat sedikit yang penting safety.

Sleeping bag, adalah barang terpenting yang jangan sampai tertinggal setiap melakukan pendakian gunung.

Bungkuslah pakaian yang kering dan Sleeping Bag dengan plastik atau Dry Bag yang baik saat ter-packing di dalam ransel. Hal tersebut menghindari pakaian dan sleeping bag basah jika suatu waktu hujan turun.

Jeans Berbahaya. Banyak pendaki gunung yang mengira bahwa memakai celana jeans adalah praktis dan tahan robek. Sebenarnya memakai jeans bisa membahayakan pendaki gunung, lebih-lebih di gunung dengan curah hujan yang besar seperti di Indonesia. Bahan celana ini sukar sekali kering kalu basah. Kalu sudah begini, badan pemakainya akan selalu kedinginan. Ini akan mempercepat menurunnya panas badan karena cuaca dingin di gunung. Yang terbaik bahan celana adalah dari katun.

Bawalah persediaan makanan yang cukup dan banyak mengandung kalori dan karbohidrat.

Bawalah tenda yang memiliki 2 lapisan. Lapisan pertama yaitu tenda itu sendiri, dan yang ke dua adalah flysheet dibagian luarnya. Hal tersebut meminimalisir hembusan angin yang masuk ke tenda.

Angin bisa saja masuk dari selah-selah jari kaki dan tangan, bawalah kaos kaki dan sarung tangan sedikit banyak.

Dirikanlah tenda atau bivak di tempat yang terhindar dari hembusan angin. Lebih baik mendirikan tenda di punggungan gunung dari pada di lembah. Sebab lebah lebih terasa dingin.

Sekian penjelasan dan tips dari saya, semoga bermanfaat bagi kita semua para pelaku kegiatan alam. Kiranya ada kekurangan atau kesalahan mohon koreksi dan tambahannya.

Sumber : Janu jalan-jalan

#selalu ada inspirasi dalam kehidupan

Minggu, 09 Februari 2014

GEREJA BLENDUK SEMARANG


SERIAL MENGENAL

(DAN ANDAI BISA PERDULI)

BANGUNAN BERSEJARAH 
DI SEMARANG



"If history were taught in the form of stories, it would never be forgotten"
Rudyard Kipling

Bagi orang yang pernah lahir, dan tinggal serta pernah berpergian ke Semarang pasti tahu atau minimal mendengar nama Gereja Blenduk yg tepat berada di Jl. Letjend. Suprapto no. 32, yang sekarang bernama Gereja Immanuel, Gereja Kristen Protestan. Merupakan salah satu icon Kota Semarang, dan menjadi titik pusatnya Kawasan Kota Lama Semarang. Salah satu peninggalan sejarah yang tak ternilai harganya bagi kota Semarang. Merupakan gereja tertua di Jawa Tengah bahkan di Pulau Jawa.






Bentuk Gereja Blenduk yang Sekarang ini dengan Kubah diatas bangunan Utama menyerupai bentuk separuh bola yg dibelah (dalam istilah jawa disebut Mblendhuk atau Blenduk) dan dengan dua menara disisi Kanan dan Kirinya. Nama asalnya sebenarnya adalah "Protestantse Koepelkerk". Secara keseluruhan bangunan berbentuk heksagonal (persegi delapan) ini, adalah hasil pengembangan dan renovasi besar-besaran yang dilakukan oleh arsitek W. Westmaas dan H.P.A. de Wilde pada tahun 1894-1895, dengan menambahkan dua buah menara, dari bangunan aslinya yang dibangun pada tahun 1753. Renovasi ini terkait dengan rencana besar Pemerintah Hindia Belanda untuk mengembangkan kawasan tersebut menjadi Pusat Kegiatan dan Pemerintahan Hindia Belanda dengan membangun Komplek Little Netherland, yang terpisah dengan pusat pemerintahan Penguasa Pribumi yang ada di daerah Kanjengan dan Pasar Johar sekarang ini (berjalannya waktu untuk mengurangi atau mendelegimitasi kesakralan pengaruh Penguasa Pribumi, Pemerintah Hindia Belanda sengaja membangun publik area disekitar Pusat Kekuasaan Penguasa Pribumi dengan salah satunya dibangun Pasar Johar pada tahun 1936, sebagai pasar modern dan termegah se Asia Tenggara pada jamannya, tepat disamping Pusat Pemerintahan Penguasa Pribumi, Kanjengan).

Pembangunan Kawasan little Netherland dilakukan sesuai dengan rencana Pemerintah Hindia Belanda yang membuat blue print untuk menjadikan Semarang Sebagai Kota Pusat Perdagangan Pemerintah Hindia Belanda. Sejak direnovasinya gereja inilah dimulainya pengembangan besar-besaran di kawasan ini, seperti Kantor Asuransi, Kantor Pelayaran dan Angkutan Laut, Gudang Besar, Stasiun Besar Tawang, Laboratorium gula yang termodern pada masa itu (gula adalah komoditi emas pada jaman itu, setelah era keemasan komoditi cassava atau singkong surut, dan pada era tersebut Semarang menghasilkan seorang Taipan atau konglomerat terkaya se Asia Tenggara bernama Oei Tiong Ham, asli Semarang Keturunan Cina, yang sangat jeli melihat peluang bisnis setelah mewarisi bisnis hasil bumi dengan komoditas utama cassava dari orang tuanya, dia ganti dengan gula, pada masa kejayaannya dia menggerakan bisnisnya di dua tempat di Semarang dan di Singapura, bahkan di Singapura sampai sekarang ada Jl. dan Taman yang dinamai dengan namanya, Oei Tiong Ham Road dan Oei Tiong Ham Park).

Banyak orang mungkin tidak tahu bahwa sejarah Gereja Blenduk ini sebenar sudah ada sebelum Belanda menguasai Pulau Jawa atau Semarang. Cikal bakal Gereja Blenduk ini adalah sebuah Gereja Peninggalan kolonial Portugis yang pada waktu itu berkuasa di Indonesia secara keseluruhan dan di Semarang secara khususnya, sebelum dikalahkan oleh Belanda, dulunya adalah sebuah gereja kecil yang terbuat dari kayu dengan model rumah panggung khas jawa berbentuk limasan, baru pada tahun 1753 itulah kemudian oleh Pemerintah Hindia Belanda ditempat itu dibangun Gereja Blenduk dengan bentuk hanya berupa bangunan utama beserta kubahnya. Sampai sekarang tidak diketahui siapa Arsitek yang pertama kali membangun Gereja Blenduk ini. Dan ada satu hal yang menurut saya luar biasa, bahwa setiap renovasi ataupun penambahan bangunan gereja selalu didokumentasi dan dituliskan tahun pelaksanaannya dalam prasasti yang ada didalam gereja, sehingga sejarah bangunannya tercatat.

Banyak orang mungkin juga tidak tahu bahwa toleransi beragama di Semarang sejak jaman dahulu sangat tinggi, dalam sejarahnya Kota Semarang tidak ada konflik secara horizontal yang terjadi karena perbedaan agama, dan dalam sejarahnya Gereja Blenduk ini pernah dijadikan Gereja Bersama Sementara oleh Umat Kristen Katholik dan Kristen Protestan pada awal abad 20, tepatnya sekitar tahun 1909, sebelum Komplek Bangunan Gereja Khatolik Gedangan selesai dibangun, padahal pada masa-masa itu masih sering terjadi konflik, dan friksi dengan perbedaannya masih tinggi antara Kristen Protestan dan Kristen Katholik. Dan dalam Sejarahnya di Semarang Masjid Agung Semarang yang saat itu berada di Kauman tidak pernah diusik oleh Pemerintah Hindia Belanda walau saat itu sedang gencar-gencarnya agenda pendeligitimasian Penguasa Pribumi, bahkan justru kegiatan Masjid Agung Semarang dijaga dan dikembangkan, salah satunya mendukung pelaksanaan budaya Dugderan yang diadakan pada sore sehari sebelum pelaksanaan Puasa Ramadhan dilaksanakan, yang asli dulu selalu dipusatkan di Masjid Besar Kauman saat menyambut Dimulainya Hari Pertama Puasa Ramdhan bagi Umat Islam, dengan mengijinkan dan meminjamkan Meriam yang dibunyikan setelah Bedug yang ada di Masjid Besar Kauman dibunyikan (disinilah asal muasal kata Dugder, Dug dari suara Bedug yang dipukul, setelah itu Der dari suara meriam yang dibunyikan, untuk Sejarah Masjid Kauman akan tertuang dalam tulisannya selanjutnya).

Selain Pembangunan Dua Menara pada Renovasi yg dilakukan tahun 1894-1895 itu juga melakukan penyempurnaan gedung sehingga menghasilkan sebuah karya arsitek yang berimbang dengan komposisi sempurna. Pintu-pintu masuknya bergaya klasik dan kubahnya yang besar terbuat dari tembaga sungguh amat indah mengagumkan. Interiornya juga cantik, dihiasi lampu gantung kristal, bangku-bangku ala Belanda dan kursinya semua masih asli. Lalu ada orgel Barok nan indah (orgel adalah alat musik tiup yang biasa terdapat di dalam gereja-gereja di Eropa pada masa itu, sudah ada didalam gereja sejak tahun 1753), yang sayangnya sejak tahun 1970 sudah tidak bisa dipakai (rusak). Bahkan tak ada ahli yang dapat memperbaikinya. Tangga dari besi cor (lebur) menuju ke orgel Barok itu buatan perusahaan Pletterij, Den Haag. Warisan sejarah tak ternilai harganya ini sungguh sayang kalau tidak terawat dan dilestarikan. Pada tahun 2002, karena terjadi kerusakan struktur pondasi sehingga mengalami kemiringan, oleh Pemerintah dilakukan renovasi yang sempat menimbulkan kekhawatiran justru akan membuat rubuhnya bangunan, namun pada akhirnya berhasil dan pada tahun itu juga dilakukan pengecatan ulang dan membuat taman dan pagar untuk mempercantik rupa dan halaman Gereja Blenduk ini. 




Gereja Blenduk membuka pintu untuk para wisatawan yang ingin berkunjung melihat kemegahan arsitektur peninggalan kolonial ini, termasuk bagi para wisatawan non kristiani. Bila berkeinginan untuk datang ke sana, untuk umat Kristiani bisa langsung masuk saat kebaktian gereja tersebut, untuk Wisatawan dibuka dari jam 06.00-18.00 WIB. Pengunjung dikenakan biaya masuk (sekitar) Rp. 20.000,- sayangnya saat saya mengambil pic ini tidak dapat masuk kedalam karena sedang ditutup sementara untuk perawatan dan pembersihan Gereja akibat sempat terkena banjir sehari sebelumnya.

Semarang, 5 Februari 2014

Image hitam putih bersumber dari : 
COLLECTIE TROPENMUSEUM

Jumat, 07 Februari 2014

HAL-HAL KECIL (YANG DILUPAKAN) DALAM MEMPERLAKUKAN PASANGAN

(Buat introspeksi diri saya sendiri yang kadang tidak peka dengan keadaan, yang mungkin sudah saatnya harus lebih mawas diri, dan mungkin selama ini tidak pernah saya sadari)
Curhatan Seorang Gamer.



"Kita sering tidak memperhatikan hal-hal yang kecil, dan sering kali masalah yang besar selalu berawal dari hal-hal yang kecil"

Sering kali kita melupakan perasaan pasangan kita, saat kita menemukan dan melakukan kegiatan dengan komunitas diluar rumah dan pekerjaan kita yang sangat mengasyikan buat kita, sehingga tanpa sadar mulai melupakan waktu buat pasangan kita, yang seharusnya bisa dilakukan bersama, apalagi kita menganggap bahwa pasangan kita seharusnya mengerti, dan bisa lebih sabar serta memahami dengan keinginan kita.


"Kadang sesuatu hal yang mengagumkan dan menyenangkan bagi kita sering membuat kita melupakan orang-orang yang menyayangi kita".


Lebih parahnya lagi kita selama ini tidak menganggap dan mengakui pasangan kita dalam komunitas kita, dengan tujuan agar kita bisa beraktivitas lebih leluasa, karena takut kebebasan kita akan terganggu untuk merasakan kesenangan bersama komunitas kita, karena kita takut komunitas itu akan membatasi diri dengan kita karena tahu ada pasangan kita. Dan mengharapkan pasangan kita mengerti dengan apa yang kita lakukan, dengan anggapan dia orangnya sabar dan pengertian serta kita merasa bisa menjaga diri dan mengerti batasan.

"Kadang kita melupakan satu hal, pasangan kita juga butuh keterlibatan dan pengakuan didepan teman-teman kita, dan sering kali kita tidak sadar bahwa ketika kita tidak mengakui keberadaan pasangan kita, hal tersebut melukai harga diri pasangan kita"


Kebanyakan  kita sering beranggapan bahwa pasangan kita  mengerti (dan harus mengerti) diri kita, karena sudah bilang, sehingga kita semakin asyik dengan segala aktivitas kita, apalagi kita mulai berpikir dan menduga keterlibatan pasangan kita akan mengganggu kesenangan dan keasyikan kita, sehingga sering mengabaikan bahkan tidak mengijinkan pasangan kita ikut beraktivitas dengan kegiatan kita apalagi didalam komunitas itu banyak yang berbeda lawan jenis yang dalam kegiatannya sering keluar kota, padahal  kita tahu pasangan kita mungkin juga pernah punya pengalaman dengan kegiatan itu.

"Kadang kita tidak sadar telah menyakiti pasangan kita dengan tidak mengijinkan keterlibatan dia dalam kegiatan kita yang dia juga punya pengalaman, bahkan tidak menganggap kemampuan pasangan kita. Hal ini sangat menyakitkan buat pasangan kita yang selama ini terlihat sabar, diam, tidak ngomong dan dipendam dan dia telan sendirian."


Sering kita kurang peka, saat pasangan kita yang selama ini sangat sabar dengan kita, mulai protes, bahkan mulai marah menunjukkan rasa terganggu dengan kegiatan kita yang tidak melibatkan pasangan kita. Namun tanpa sadar justru kita yang jadi lebih marah ke dia, kita yang lebih tersinggung kepada dia dan merasa mulai dikekang, tidak boleh senang-senang dan lebih parahnya lagi kita yang akhirnya menuduh bahwa pasangan kita cemburu buta.

"Kadang kita tidak menyadari apa penyebab pasangan kita yang kita kenal sabar menghadapi kita mulai berubah sikapnya menjadi menyebalkan, kadang kita tidak sadar bahwa dia sudah tidak kuat lagi menahan rasa kecewa karena diabaikan, tidak dianggap, harga dirinya disakiti, dan sudah sabar bertahan berbulan-bulan dengan kesabaran dia."


Sering kita tidak sadar, pasangan kita yang sudah menumpuk rasa kekecewaan kepada kita dan dia sendiri juga menahan diri dia dalam waktu yang lama untuk tidak melakukan kegiatan yang dia sukai demi menghargai kita, masih saja kita menuduh dia yang tidak mau memahami diri kita, mengganggu kesenangan kita, mengekang diri kita dan sedihnya lagi buat dia, kita menuduh dia cemburu pada kegiatan kita.

"Kadang kita tidak sadar dan menghargai bahwa pasangan kita mengorbankan kesenangan dan ego dia buat menjaga perasaan kita, tapi kita justru semakin tenggelam dengan kesenangan dan ego kita sendiri"

Kita tidak sadar orang yang sudah kecewa ketika semakin disalahkan, saat kita tuduh apapun dia akan mengiyakan saja, karena dengan mengiyakan dia pengen kita tahu betapa sangat menyakitkan buat dia. Dia mengiyakan, karena kenyataannya justru kita yang menyalahkan dia dan membela kegiatan kita. Dilogikanya dia menjadi sesuatu hal yang aneh kalau sebagai pasangan sama sekali tidak diperbolehkan kenal dan ikut beraktivitas bersama kita dan komunitas kita. Yang menurut dia telah diperlakukan tidak adil. Karena dia berpikir kalau tidak ada apa-apa kenapa harus takut untuk mengenalkan dan kenapa harus ditutup-tutupi untuk melibatkan dia. Logika yang sebenarnya sangat sederhana.

"Kadang kita tidak sadar, sering kali kita mencari kesenangan sendiri, tanpa melibatkan dan memperhitungkan perasaan pasangan kita, ketika pasangan kita memprotes justru kita menuduh dia yang tidak mengerti kita"


Lebih parah lagi ketika dia mulai bersikap keras kepada kita karena kekecewaan yang bertumpuk dan diperlakukan tidak adil, tetapi justru kita tidak pernah mengganggap penting protes dia dan tidak memperdulikan dia, serta kita malah semakin asyik dengan kegiatan kita. Justru ujung-ujungnya kita yang menuduh dia menyakiti kita, mengekang kita, tidak punya pengertian dan sakit hati karena telah mencurigai kita.


Sebenarnya kalau kita mau berpikir tenang sejenak dan mencoba menempatkan diri kita diposisi perasaan pasangan kita. Kita akan menyadari hal-hal yang kecil tersebut akan mengganggu keharmonisan hubungan dengan pasangan kita, alangkah baiknya kita lebih arif untuk melibatkan pasangan kita, menghargai perasaan pasangan kita untuk tidak bersenang-senang sendirian disaat pasangan kita pun mencoba menjaga peraaan kita dengan memberitahu semua kegiatan dia dan mengurangi kegiatan dia yang tidak melibatkan pasangan dia,  apabila melibatkan lawan jenis untuk waktu yang lama bahkan keluar kota yang alangkah baiknya dikenalkan pada pasangan kita, pahami ketika pasangan kita protes berarti ada sesuatu yang mengganggu perasaan dia dan diselesaikan dengan tuntas masalahnya, jangan cepat menyimpulkan sesuatu kalau kita belum bicara secara terbuka dengan pasangan kita, apalagi sampai kita mengharuskan pasangan kita  untuk menerima dan tidak boleh protes kepada kita. sering hal itu menyakitkan pasangan kita apalagi ujung-ujungnya kita yang menuduh pasangan kita telah menyakiti kita.


"Yang paling merasa, pasti para gamer, mantan gamer dan yang punya hobi mblusukan contohnya ada semua pada diri saya".

semarang,
22 Oktober 2013
#seulas senyum tipis inspirasi

Rabu, 05 Februari 2014

NOERI'S CAFE - SEMARANG

Sensasi Tempo Doeloe
Dalam Kesederhanaan dan Keunikan

Kemaren adalah hari Rushing hours yang sangat melelahkan buat saya, stamina drop setelah seharian berkutat dengan data di KPP Madya Semarang di Mberok, begitu sampai di kamar mencoba untuk istirahat karena capek dan pusing dan berniat tidur untuk menyimpan tenaga buat besoknya yg masih harus rushing hours lagi. Tiba-tiba disamper dan diculik Teguh, sahabat dekat dari jaman SMP, hanya gara-gara kemaren sempat ngobrol di BBM, dia tanya tentang cafe atau resto yang unik, yang kemudian saya kasih info tentang keberadaan Noeri's Cafe. Lha malah nggak disangka-sangka jam 7 malam dia datang langsung menculik saya minta diantar kesono (kayaknya dia lagi hunting lokasi buat ultah nya tgl 20 Feb nanti). Mungkin banyak warga Semarang yang belum mengetahui bahwa di Kawasan Kota Lama Semarang ada sebuah resto yang cozy dan unik yang mengusung konsep Tempo Dulu atau Jaman Dulu, namanya Noeri's Cafe. Saya mengetahui Cafe ini karena dapat referensi dari beberapa teman anggota Komunitas Perduli Kawasan Kota Lama Semarang beberapa bulan yang lalu, dan baru kemaren kesampaian untuk menyambangi cafe ini.




Noeri's Cafe dibuka pada tanggal 1 juni 2013 yang lalu, pendiriannya berawal dari ide gila yang didasari rasa keprihatinan dan kesadaran seorang Wawan Nugroho dan Acong, anggota sebuah Komunitas yang perduli dengan Kawasan Kota Lama, dengan niat awal ingin mengembalikan image Kota Lama sebagai pusat Kegiatan warga Semarang, apalagi Kawasan Kota Lama sudah ditetapkan sebagai daerah cagar budaya oleh Pemerintah dan semakin meningkatnya animo wisatawan yang berkunjung di Kawasan Kota Lama Semarang.



Ide Pendirian Noeri's Cafe sebenarnya sudah mereka godok dari bulan Oktober 2012, dengan Konsep yang disesuaikan dengan kawasan tersebut, untuk mengenang kejayaan Kota Semarang Tempo Dulu, dengan menggunakan Gedung Tua dan pernak pernik serta asesoris Tempo Dulu tidak lupa dengan menu makanannya yang juga sudah jarang ditemui di manapun, termasuk pasar tradisional atau ala zaman Belanda, bak gayung bersambut mereka menemukan Investor yang memiliki konsep dan keinginan yang sama dengan mereka yaitu bapak Rusito Sardi (pengusaha Semarang) dan Handoko (kolektor benda antik). Wawan Nugroho sendiri menjabat sebagai Marketing Manager Noeri's Cafe.



Lokasi Cafe Noeri's ini ada di jalan Nuri no. 6, komplek pergudangan sebelum Pabrik Rokok Prahoe Lajar dan berada searah dibelakang Gereja Blenduk, tepatnya didepan bekas Komplek perumahan Polisi Militer. Bangunan Cafe ini adalah sebuah gudang yang sudah tidak terurus, butuh waktu hampir 6 bulan untuk menyulap bekas gudang yang berantakan menjadi tempat yang layak untuk dijadikan sebuah tempat makan yang nyaman.


Ketika saya masuk ke dalam kafe itu, merasakan sensasi seperti dibawa ke masa lampau, jujur ingatan saya langsung teringat kepada rumah Kakek dan nenek saya, pada jaman masa kecil saya, melihat sepeda antik, radio kuno, meja dan kursi jaman dulu, gilingan Kopi, dan yang membuat saya bengong dan excited adalah koleksi puluhan kamera dan pemutar film dari abad 19 (bahkan mungkin ada yang dari abad 18) sampai abad 20 an yang berasal dari beberapa negara, masih kelihatan terawat dengan baik dipajang di dua lemari. Begitu juga beberapa aksesoris yang dipajang baik lukisan, jam dinding, maupun miniatur kendaraan, hingga meja pelayanan kasir, Gramafon semua serba jadul. Setidaknya, ada sekitar 300 asesoris yang terpajang di cafe berlantai dua itu.


Variasi dan kelezatan makanannya cukup lumayan, walau belum bisa dibandingkan dengan Toko Oen yang ada di Jalan Pemuda Semarang, sebuah resto yang berdiri sejak Jaman Hindia Belanda masih ada di Indonesia, yang juga menjual menu makanan Tempo dulu. Namun menurut saya ada beberapa makanan di cafe ini yang recommended layak utk dicoba adalah Cake onbitjkoek, Botterstaaf, Guevelde Speculaas dan Noeri's Cassava atau Noeri's Lumpia nya juga lumayan. Kalau minumannya ; Green Tea dan Special Noeri's Coffee.


Berharap kedepannya Noeri's Cafe bisa menjadi icon dan destinasi wisatawan baik lokal maupun manca negara, seperti halnya Batavia Cafe yang ada di Kawasan Kota Tua Jakarta bisa memadukan menu Nusantara, Belanda dan grills dengan nuansa sejarah (suka dengan bubur ayamnya, dan teh rosella nya) yang pernah mendapatkan Penghargaan Majalah Time··· Apalagi baru-baru ini Kawasan Kota Tua Semarang menjadi satu-satunya situs atau tujuan wisata se Asia yang masuk dalam buku "Citybooks", sebuah buku panduan Wisata tingkat dunia khususnya di Eropa yang dicetak dalam 4 bahasa ; Belanda, Prancis, Inggris dan Indonesia. Dan Peluncuran Citybooks edisi Bahasa Indonesia dilakukan di Noeri's Cafe pada tanggal 25 Oktober 2013 lalu. Pada acara Festival Kota Lama Semarang yang diadakan tanggal 21-22 September 2013 kemaren, diadakan pertunjukan Musik Jazz didepan Noeri's Cafe.



Notes :
Menurut saya harga Makanan di Noeri's Cafe cukup terjangkau, berkisar antara belasan ribu sampai dibawah angka 30 ribu. berharap Noeri's Cafe bisa dikembangkan lagi dengan menu-menu tempo dulu Nusantara lainnya serta packaging dan suasananya bisa lebih aktratif lagi.

Seandainya sempat mampir di Noeri's Cafe saya berharap agar mau membeli souvenir berupa kaos T-Shirt Kota Lama yang dijual di Cafe ini seharga Rp. 90.000,- karena sebagian penghasilannya didonasikan untuk pemeliharaan Kawasan Kota Lama

Minggu, 02 Februari 2014

SEBUAH RENUNGAN





Buat saya pribadi tahun baru masehi dan hijrah sama saja dalam memaknainya dan selalu digunakan utk merenungkan perjalanan hidup selama satu tahun ke belakang, walau tahun ini perenungan dilakukan dalam kegelapan Pantura, terpapar kilas balik yg terjadi dalam kehidupan yg saya alami diantara gelap dan kilasan sorot lampu mobil yg berpapasan dijalan membawa ke kilasan balik dalam setahun ini, bahkan sempat terbawa mundur ke tahun-tahun sebelumnya···

Tahun 2013 (kemaren) merupakan tahun yg sangat luar biasa dalam hidup saya walaupun bukan tahun keemasan yg mungkin pun telah lewat, namun tahun yg membuat hidup menjadi sempurna, tahun yg penuh hal indah atas izin Allah SWT dalam segalanya, baik dalam kebahagiaan ataupun kesedihan···

Tahun yg membukakan mata hati untuk mensyukuri keindahan yg sekian lama tersembunyi dan sempat terabaikan selama bertahun-tahun atas seizin Allah SWT··· yang mampu membuat diri ini mempertaruhkan segalanya utk mensyukuri keindahan yg Allah SWT diberikan, mampu mempertaruhkan semuanya tanpa ada setitik penyesalan.

Mempertaruhkan segala hal dan karir yg sedang gemilang (walaupun selama ini selalu memberikan alasan sebaliknya,agar tidak menimbulkan kekhawatiran dan penyesalan), meskipun pada proses perpindahan terjadi salah perhitungan, yg akhirnya hrs bergeser beberapa bulan dari yg diperhitungkan, semua itu dikarenakan satu alasan, ingin bisa lebih dekat dg orang yg begitu hebatnya membuka mata hati tentang mensyukuri keindahan yg bertahun-tahun tidak pernah disadari dan dirasakan keindahan yang diberikan Allah SWT. Insya Allah sampai kapanpun tidak terbersit penyesalan dg apa yg dipertaruhkan, karena materi dapat dicari, karena rejeki nggak akan kemana dan tertukar, dan saat inipun mulai terlihat kembali dlm beberapa bulan ini···

Semoga ditahun 2014 nanti akan banyak hal yg indah dalam kehidupan untuk pribadi saya, untuk orang-orang yg sangat saya sayangi dan juga menyayangi yg akan selalu disyukuri, sesuai dg Kehendak yg telah digariskan oleh Allah SWT, disisa umur yg sekarang ini···

Alhamdulillah

Tegal - Semarang, 01 Januari 2014